Bapanas Temukan Harga Beras Premium Tak Sesuai HET

  • 23 Feb 2026 23:19 WIB
  •  Palangkaraya

‎RRI.CO.ID, Palangka Raya : Mahalnya harga beras premium, membuat pihak Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, menuju Kabupaten Kotawaringin Timur untuk melakukan pengecekan langsung di pasaran.

‎Tim Satgas Sapu Bersih (Saber), Bapanas wilayah Kalimantan Tengah, melakukan survei harga pangan di pasar tradisional hingga ke gudang beras bulog di Jalan MT Haryono Sampit.

‎Satgas Saber Pusat Bapanas Wilayah Kalteng, Ayu Saza Nurwendah menyebut, ‎meski hasil pantauan untuk stok beras bulog di Kotim aman, namun survei di lapangan untuk harga beras premium yang dijual di pasar, masih di atas ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni seharga Rp15.400 perkilogram.

‎"Kalau HET untuk beras premium ada Rp15.400 perkilonya. Jadi kalau tugas utama kami sebenarnya Satgas Saber terkait pelanggaran harga, keamanan mutu pangan. Jadi sebenarnya fokus kami lebih ke tingkat konsumen, distributor dan produsen untuk mengetahui harga apakah sesuai dengan regulasi atau tidak. Beras premium, kalau di retail modern sudah sesuai dengan aturan, tapi kalau yang di pasar justru masih di atas HET," katanya, Senin 23 Februari 2026.

‎Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Sampit, M Azwar Fuad, mengatakan Bulog Sampit saat ini membawahi wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan.

‎Menurutnya, saat ini terdapat 7.000 ton beras yang tersedia dan dipastikan pendistribusian aman hingga 9 bulan ke depan. Kemudian mengenai harga, Bulog Sampit menjual berdasarkan ketentuan dari pemerintah sehingga tidak ada permainan harga, baik dari pihaknya maupun pihak-pihak yang terikat kerjasama dengan Bulog.

‎"Jadi untuk stok di Bulog untuk Kotawaringin Timur yang wilayah kerjanya dua kabupaten yaitu Kotim dan Seruyan, stok kita untuk menghadapi Ramadan, Lebaran itu aman," ucapnya.

Rekomendasi Berita