Menjaga Amalan Baik dalam Islam
- 02 Apr 2026 18:11 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Amalan baik dalam Islam tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas ibadah semata, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan dalam meraih keutamaan di sisi Allah . Hal ini disampaikan Napiko Darmawan, S.Ag dalam program Mimbar Agama Islam Pro 1 RRI Palangka Raya, Kamis, 2 April 2026.
Dalam tausiyahnya, Napiko menjelaskan setiap amalan yang dilakukan seorang muslim sejatinya diliputi oleh ketidakpastian. “Amalan yang baik adalah menggapai keutamaan-keutamaannya. Kita tidak pernah tahu dan tidak pernah mendapat kepastian apakah ibadah-ibadah kita selama di bulan suci Ramadan kemarin diterima oleh Allah atau tidak,” ujarnya.
| Baca juga: Memahami Ujian Kehidupan dalam Islam |
Ia menambahkan, dua ketidakpastian tersebut—yakni apakah ibadah diterima atau tidak, serta apakah seseorang masih diberi kesempatan bertemu Ramadan berikutnya—menjadi alasan mengapa para ulama dan orang-orang saleh senantiasa berdoa. “Selama enam bulan sejak Syawal hingga Rabiul Awal, mereka berdoa agar amal Ramadan diterima. Kemudian dari Rabiul Awal hingga Sya’ban, mereka berdoa agar dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Napiko menegaskan bahwa indikator keberhasilan seorang muslim dalam menjalani Ramadan bukan hanya pada ibadah selama bulan tersebut, tetapi pada konsistensi setelahnya. “Sesungguhnya orang yang benar-benar sukses di bulan suci Ramadan adalah mereka yang melanjutkan kebaikan di bulan Syawal dan bulan-bulan berikutnya,” katanya.
Menurutnya, Ramadan sejatinya menjadi sarana untuk membentuk pribadi bertakwa (muttaqin). Oleh karena itu, kualitas ibadah dan keimanan seseorang seharusnya meningkat setelah Ramadan. “Orang yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Namun yang kita lihat di masyarakat justru sebaliknya, bulan Syawal seringkali menjadi bulan penurunan ibadah,” ucapnya.
Melalui Mimbar Agama Islam Pro 1 RRI Palangka Raya, Napiko mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk terus menjaga kualitas ibadah serta mempertahankan semangat kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan, agar nilai-nilai ketakwaan tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....