Maulid Nabi Momentum Jaga Kelestarian Alam untuk Keselamatan Bersama

  • 26 Agt 2026 21:34 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali belajar sifat-sifat mulia teladan Nabi Muhammad dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah sikap dan kewajiban manusia dalam menjaga kelestarian alam sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan dan sesama.

Akademisi FUAD UIN Palangka Raya, Akhmad Supriadi, mengatakan penting bagi masyarakat untuk merenungkan keberadaan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia. Kekayaan alam sebagai pemberian Tuhan sudah semestinya dijaga dan tidak dirusak agar dapat memberikan manfaat yang adil bagi generasi berikutnya.

"Kalau kita melihat misalnya di area Masjid Nabawi, bayangkan untuk menghidupkan satu pohon di sana itu luar biasa. Kita di sini tinggal ditanam saja hidup, tapi kadang-kadang pohon itu kita tebang, jadi orang yang hidup di gurun itu mungkin lebih bersyukur terhadap alam dibandingkan kita yang tinggal di hutan ini. Merasa ini seenaknya, sungai dirusak, tercemar, ketika asap sudah menyerang baru kita minta kepada Tuhan, minta hujan," katanya, saat mengisi program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 25 Agustus 2026.

Lebih lanjut, Pemuka Agama, Ustadz Ahmad Hanafi, mengatakan pentingnya menyadari bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan orang lain. Jika alam dirusak, dampaknya dapat menimbulkan banyak kerugian dan bahkan membahayakan nyawa masyarakat.

"Apabila kita mengetahui bahwa api yang berpotensi meluas, itu jangan dibiarkan. Apabila kita melihat tindakan pembakaran yang dapat membahayakan masyarakat, jangan dianggap itu sesuatu yang biasa. Kita harus memiliki kesadaran bahwa keselamatan orang lain juga menjadi tanggung jawab moral kita," katanya.

Kesadaran menjaga lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari tidak melakukan pembakaran yang berisiko menimbulkan kebakaran hingga menjaga kebersihan sungai dan kelestarian hutan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang mengingatkan manusia untuk tidak membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya.

Melalui momentum Maulid Nabi, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang keteladanan Rasulullah, tetapi juga menerapkannya dalam kepedulian terhadap lingkungan. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan bersama agar tetap aman, sehat, dan dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....