Penguatan Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Rakyat Daerah
- 15 Mar 2026 16:53 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Upaya pemerintah menggerakkan Koperasi Desa Merah Putih bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di setiap daerah. Program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha koperasi yang sesuai dengan potensi lokal.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengatakan pemerintah perlu mendorong pengembangan usaha koperasi yang lebih beragam di setiap kelurahan. Dengan mengutamakan potensi wilayah masing-masing, produk yang dihasilkan koperasi juga akan lebih variatif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Makanya jangan sampai menjiplak dan melihat potensi mana yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonominya. Itu yang harus kita tonjolkan karena potensi berbeda-beda,” katanya, saat menjadi narasumber program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Kamis, 12 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi DPKUKMP Kota Palangka Raya, Yunitha Andrie, mengatakan pemerintah melibatkan asisten bisnis untuk membantu memetakan potensi usaha di setiap koperasi. Langkah ini dilakukan agar pengembangan usaha koperasi di tiap kelurahan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan.
“Kementerian Koperasi sudah merekrut bisnis asisten untuk Kota Palangka Raya tiga orang. Jadi satu bisnis asisten memegang 10 koperasi masing-masing tujuannya membimbing pengurus-pengurus koperasi dalam pemetaan potensi di koperasi, core bisnis, maupun alurnya seperti apa nanti,” katanya.
Selain memetakan potensi usaha, para asisten bisnis juga bertugas membimbing pengurus koperasi dalam pengelolaan usaha secara profesional. Pendampingan tersebut mencakup penyusunan model bisnis hingga manajemen risiko agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.
Pemerintah juga mengingatkan bahwa dana yang disalurkan dalam program Koperasi Merah Putih bukan merupakan hibah, melainkan pinjaman yang harus dikelola secara hati-hati. Karena itu, pengurus koperasi perlu memperhitungkan keuntungan, biaya operasional, serta kemampuan pengembalian dana agar usaha koperasi tetap sehat dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....