Bulog Kalteng Dukung Astacita Presiden untuk Swasembada Pangan

  • 26 Jan 2026 22:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menargetkan pertumbuhan sektor pangan nasional guna mewujudkan swasembada pangan di sejumlah provinsi, termasuk Kalimantan Tengah. Kepala Perum Bulog Kalimantan Tengah, Budi Sultika, menyampaikan bahwa amanat Asta Cita Presiden RI terus dilanjutkan pada tahun 2026, setelah Indonesia berhasil mencatat capaian swasembada pangan pada 2025.

Hal tersebut disampaikannya kepada media cetak dan elektronik di Kantor Bulog Palangka Raya, Senin, 26 Januari 2026. “Untuk Kalimantan Tengah, sesuai arahan pemerintah pusat, target swasembada pangan yang ditetapkan adalah sebanyak 15.805 ton beras yang harus masuk ke gudang Bulog Kalteng,” ujar Budi Sultika, Senin, 26 Januari 2026.

Ia menegaskan, Bulog Kalteng siap mendukung kebijakan pemerintah pusat melalui optimalisasi penyerapan hasil panen petani lokal guna menjaga ketersediaan dan ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Tengah, Sumiasih, menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani di Kalimantan Tengah melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Kami Tani Merdeka mendukung penuh program swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Kalimantan Tengah memiliki sejumlah daerah dengan potensi besar untuk mewujudkan swasembada pangan,” ucapnya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengumumkan capaian swasembada beras nasional yang berhasil diraih hanya dalam kurun waktu satu tahun. Pemerintah juga terus mendorong gerakan pangan murah di daerah serta sinergi lintas sektor untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Swasembada pangan dinilai memberikan manfaat strategis, di antaranya peningkatan kesejahteraan petani serta penguatan ekonomi pedesaan. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah menetapkan anggaran sektor pangan sebesar Rp139,4 triliun sebagai langkah konkret mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....