Gendong Anak Sambil Jualan, Awal Perjalanan Usaha RisfaQu

  • 07 Mar 2026 15:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Perjalanan membangun usaha sering kali dimulai dari perjuangan yang tidak mudah. Hal itulah yang dialami Ninik Riyanti, pemilik usaha kue RisfaQu, yang memulai usahanya dengan cara berjualan keliling sambil menggendong anaknya yang masih kecil.

Berbekal tekad kuat dan semangat untuk membantu ekonomi keluarga, ia memulai usaha tersebut dari jualan kue keliling. Dalam perbincangannya saat menjadi narasumber dalam program Pojok UMKM Pro 4 RRI Padang, Ninik Riyanti menceritakan, nama RisfaQu sendiri memiliki makna khusus karena berasal dari nama anak-anaknya.

“Ris itu dari Rizki, Fa dari Faiz, dan Q itu aku. Jadi nama usaha ini sebenarnya terinspirasi dari anak-anak yang menjadi penyemangat saya,” ujarnya. Awalnya usaha tersebut sempat memiliki nama lain, namun setelah anak keduanya lahir, ia memutuskan mengganti nama menjadi RisfaQu seperti yang dikenal sekarang.

Perjalanan usaha tersebut tidak selalu mudah. Pada awal memulai usaha, Ninik bahkan harus berjualan keliling dengan berjalan kaki sambil menggendong anaknya yang masih kecil.

Ia menjajakan kue dari kawasan Jalan Teratai hingga ke kantor Gubernur. “Anak saya waktu itu masih berusia dua tahun. Saya gendong sambil membawa kue di kiri kanan. Itulah awal-awal saya berjualan,” kata Ninik.

Keputusan untuk berjualan juga dilatarbelakangi kondisi ekonomi keluarga saat itu. Ninik sebelumnya bekerja di kantor, namun memutuskan berhenti ketika hamil demi menjaga kesehatan kandungannya.

Ketika anaknya berusia dua tahun dan membutuhkan biaya pengobatan, sementara suaminya masih melanjutkan kuliah, ia pun berinisiatif mencari penghasilan tambahan. “Dengan modal Rp50 ribu saya beli tepung, minyak, pepaya dan agar-agar. Saya buat bakwan dan puding pepaya lalu saya jual keliling,” katanya.

Usaha tersebut terus dijalani dengan penuh kegigihan meski sempat mendapat penolakan dari keluarga. Namun Ninik tetap yakin dengan pilihannya karena usaha yang dijalankannya halal.

“Saya bilang dalam hati, ini usaha halal. Saya ingin membuktikan bahwa dari jualan ini saya bisa membantu keluarga,” ujar Ninik.

Selama hampir sepuluh tahun, Ninik menjalani usaha dengan berjualan keliling sebelum akhirnya mampu membeli sepeda motor dari hasil tabungannya sendiri. Kini, usaha RisfaQu terus berkembang dan memiliki pelanggan tetap, bahkan banyak pesanan datang melalui telepon atau pesan singkat dari para pelanggan lama.

Rekomendasi Berita