Taji Finansial Pegadaian: Sabet Penghargaan Asia lewat Surat Utang Rp4,4 Triliun
- 12 Mar 2026 00:48 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, PADANG - PT Pegadaian kembali membuktikan taji finansialnya di panggung internasional. Tidak tanggung-tanggung, dua penghargaan bergengsi sekaligus, “Best Sovereign Sukuk” dan “Best Social Bonds in Asia 2025”, berhasil disabet dalam ajang 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 yang digelar oleh Alpha Southeast Asia di The Fullerton Hotel, Singapura.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengakuan mutlak pasar global terhadap keberhasilan Pegadaian menerbitkan surat utang jumbo senilai Rp 4,457 triliun ($278,5 juta AS). Langkah proaktif ini membedah skeptisisme pasar dengan mencatatkan permintaan yang melonjak tajam (oversubscribed).
Bukan Sekadar Angka, Tapi Dampak Nyata
Struktur pendanaan yang diraih Pegadaian merupakan kombinasi strategis antara:
Sukuk Mudharabah: Rp 1,752 triliun (Memperkuat ekosistem Syariah).
Social Bonds: Rp 1,940 triliun (Komitmen terhadap pembiayaan sosial).
Seluruh dana tersebut bukan untuk diam di kas, melainkan menjadi "bahan bakar" utama untuk memacu sektor UMKM dan pembiayaan mikro di Indonesia. Inilah bukti nyata bahwa Pegadaian tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjadi lokomotif pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Amunisi Baru untuk Wilayah
Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menegaskan, prestasi internasional ini menjadi katalisator kuat bagi pergerakan di level daerah.
"Penghargaan ini adalah validasi bahwa fundamental kita solid. Bagi kami di Kanwil II Pekanbaru, ini adalah momentum untuk melesat. Kami akan memastikan likuiditas dan kepercayaan global ini terkonversi menjadi akses modal yang lebih mudah, murah, dan adaptif bagi pelaku usaha di seluruh wilayah kerja kami," tegas Agus.
Sinergi Raksasa dan Masa Depan "Bank Emas"
Keberhasilan transaksi ini mustahil tercapai tanpa sokongan sindikasi penjamin emisi (Joint Lead Underwriters) papan atas, mulai dari CIMB, BCA, BNI, BRI Danareksa, hingga Mandiri Sekuritas.
Ke depan, Pegadaian tidak lagi sekadar tempat gadai konvensional. Pasca mengantongi izin OJK sebagai pelopor Layanan Bank Emas (Bullion) pada Desember 2024, Pegadaian bertransformasi menjadi raksasa keuangan inklusif. Melalui ekosistem emas dan aplikasi Tring! by Pegadaian, perusahaan kini siap mendikte pasar investasi emas dan pembiayaan mikro di Indonesia.