Alasan Musim Durian dan Musim Rambutan Datang Bersamaan
- 31 Des 2025 06:25 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Jika diperhatikan, momen musim durian hampir selalu dibarengi dengan maraknya pedagang rambutan di pinggir jalan maupun pasar tradisional. Ternyata, kemunculan kedua buah ini pada waktu yang hampir sama bukanlah kebetulan.
Durian dan rambutan sama-sama termasuk tanaman tropis yang membutuhkan kondisi lingkungan serupa untuk tumbuh optimal. Keduanya menyukai suhu hangat, tingkat kelembapan tinggi, serta curah hujan yang cukup, ciri khas wilayah tropis seperti Indonesia.
Secara alami, durian dan rambutan memiliki pola pertumbuhan yang hampir sejalan. Kedua tanaman ini umumnya mulai berbunga setelah melewati masa kemarau. Ketika hujan kembali turun, bunga berkembang menjadi buah.
Curah hujan yang cukup dan merata setelah musim kering berperan penting dalam proses pembentukan dan pematangan buah. Jika hujan datang serentak di suatu wilayah, maka durian dan rambutan pun akan berbuah hampir bersamaan.
Dilansir dari tirto.id, di Indonesia durian biasanya mulai memasuki masa panen pada akhir tahun hingga awal tahun berikutnya, sekitar November hingga Februari. Periode ini ternyata juga menjadi musim panen rambutan.
Kalender musim buah lokal menunjukkan bahwa kedua buah tersebut memiliki masa panen yang saling tumpang tindih, terutama saat memasuki hingga puncak musim hujan. Selain faktor iklim, kesamaan ini juga dipengaruhi oleh respon fisiologis tanaman terhadap perubahan lingkungan.
Durian dan rambutan sama-sama sensitif terhadap ketersediaan air tanah dan pola curah hujan. Ketika kondisi tersebut terpenuhi, proses pembuahan berlangsung hampir bersamaan, sehingga hasil panennya pun melimpah dalam waktu yang berdekatan.
Dengan demikian, kehadiran durian dan rambutan secara bersamaan di pasaran merupakan hasil dari interaksi antara iklim tropis, pola cuaca musiman, dan karakter biologis tanaman itu sendiri. Jadi, saat menikmati legitnya durian di musim hujan, tak heran jika rambutan manis segar juga turut meramaikan lapak-lapak pedagang.