Tradisi Ramadan, Santri PPMINI Pererat Silaturahmi dengan Buka Bersama

  • 07 Mar 2026 14:52 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) melaksanakan kegiatan buka puasa bersama pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan dilaksanakan di pesantren dan diikuti seluruh santri sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Buka bersama yang sudah menjadi tradisi Ramadhan ini menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun di lingkungan pesantren. Selain sebagai momentum untuk berbagi kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara santri, pengurus pesantren, serta alumni yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh guru tuo TK Candri Algusra. Doa tersebut dipanjatkan untuk mengenang pendiri PPMINI, almarhum H. Sulkani TK Sutan, yang semasa hidupnya dikenal selalu mengadakan kegiatan berbuka puasa bersama setiap bulan Ramadhan, baik di dalam maupun di luar lingkungan pesantren.

Pimpinan PPMINI, Tk. Abdul Jamil Al Rasyid, S.Hum., menyampaikan apresiasi kepada para donatur serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan berbuka bersama dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak yang memberikan infak dan sedekah.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dari para donatur maupun masyarakat yang ikut berkontribusi melalui infak dan sedekah. Tanpa dukungan tersebut, kegiatan berbuka bersama yang telah menjadi agenda tahunan ini tentu tidak akan terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berbuka bersama ini merupakan salah satu tradisi yang telah ada sejak masa kepemimpinan almarhum H. Sulkani TK Sutan. “Dulu almarhum ayah, H. Sulkani TK Sutan, selalu mengadakan kegiatan berbuka puasa bersama bagi para santri setiap bulan Ramadhan. Alhamdulillah, tradisi tersebut kini dapat terus dilanjutkan sehingga kebersamaan di lingkungan pesantren tetap terjaga,” ucap Abdul.

Rekomendasi Berita