Oscar Piastri Soroti Degradasi Ban di F1 Sepang, Sebut Trek Mirip Amplas

  • 03 Okt 2026 12:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aspal Sirkuit Sepang yang abrasif menjadi tantangan bagi pembalap F1 pada Grand Prix Bahrain di Malaysia.
  • Oscar Piastri hingga menyebut permukaan lintasan seperti amplas
  • Degradasi dan suhu ban menjadi faktor penting dalam strategi pit stop, dengan Pirelli memprediksi dua pit stop atau lebih.

RRI.CO.ID, Jakarta – Aspal Sirkuit Internasional Sepang jadi tantangan tersendiri bagi pembalap Formula 1 pada Grand Prix Bahrain di Malaysia. Pembalap McLaren Oscar Piastri bahkan menyamakan permukaan lintasan itu dengan amplas.

“Permukaannya terlihat seperti amplas. Sepertinya balapan akan sulit karena degradasi bannya,” katanya pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Melansir The Race, inspeksi lintasan oleh para insinyur menemukan banyak bagian aspal yang rusak dan bergelombang. Di beberapa titik, lapisan batu pada permukaan aspal juga mulai terkikis.

Pirelli juga sebelumnya memberi peringatan soal aspal Sepang yang bersifat abrasif. Kondisi itu membuat suhu ban cepat naik sekaligus mempercepat keausan.

Sisa karet ban dari aktivitas balapan bisa sedikit menghaluskan aspal Sepang. Piastri hanya khawatir hujan akan menghapusnya, sehingga kondisi trek kembali berubah.

“Saya tidak tahu ada seberapa banyak balapan atau aktivitas di trek belakangan ini,” kata Piastri. “Kalaupun ada, hujan bakal menghapus sisa karet ban di trek setiap sore."

Pembalap Mercedes George Russell juga menyoroti dampak panas berlebih pada ban terhadap persaingan di Sepang. Kondisi itu dapat menyulitkan pembalap menempel di belakang mobil depan dan membalas setelah disalip.

“Di sini, panas ban akan jadi masalah besar,” kata Russell. “Ban bisa overheat bahkan saat out lap kualifikasi.”

“Mungkin akan lebih sulit menempel dekat dengan mobil di depan dan membalas setelah di-overtake. Tapi sekarang masih belum tahu,” ujarnya

Degradasi tinggi serta suhu ban berlebih menjadi faktor krusial dalam menyusun strategi pit stop. Pirelli memperkirakan balapan berlangsung dengan dua pit stop atau lebih, bergantung pada kondisi trek dan data tim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....