Mengapa Sirkuit Monza Dijuluki 'Temple of Speed'
- 04 Sep 2026 14:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Monza dikenal dengan julukan Temple of Speed berkat karakteristik trek dan catatan rata-rata kecepatan yang pernah dibukukan oleh sejumlah pembalap.
- Max Verstappen masih memegang rekor rata-rata kecepatan paling kencang di Monza yakni 264,68 km/jam yang ia dapatkan pada GP Italia 2025.
- Monza merupakan trek yang menuntut tim menggunakan pengaturan ultra-low downforce untuk mengurangi hambatan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Lebih dari satu abad berdiri, Sirkuit Autodromo Nazionale Monza telah melewati banyak perubahan dalam dunia balap. Namun, satu hal yang tetap melekat yakni julukannya sebagai Temple of Speed atau Kuil Kecepatan.
Julukan tersebut diberikan karena Monza memiliki trek lurus yang sangat panjang. Rata-rata kecepatan di sirkuit ini juga lebih tinggi dibandingkan sirkuit F1 lainnya.
Melansir Formula 1, Juan Pablo Montoya mencatat rekor lap dengan rata-rata kecepatan paling kencang di Monza mencapai 260,6 km/jam pada 2004. Rekor itu kemudian dipecahkan oleh Max Verstappen pada kualifikasi GP Italia 2025 dengan kecepatan mencapai 264,682 km/jam.
Sementara itu, rekor waktu lap tercepat di Monza diraih Lando Norris pada 2025 yakni 1 menit 20,901 detik. Rekor ini mengalahkan catatan lama legenda Ferrari Rubens Barrichello pada 2004.
Di sisi lain, karakteristik trek Monza membuat hambatan udara (drag) menjadi musuh utama ketika membalap di Monza. Oleh karena itu, tim harus memasang pengaturan ultra-low downforce untuk mencapai kecepatan maksimal.
Dibangun pada 1922, Monza telah menjadi tuan rumah GP Italia sejak musim pertama F1 pada 1950. Satu-satunya tahun Monza absen dari kalender F1 adalah 1980 saat GP Italia dipindahkan sementara ke Sirkuit Imola.
Monza menjadi trek permanen tertua ketiga di dunia setelah Brooklands di Inggris dan Indianapolis di Amerika Serikat. Trek ini juga merupakan satu dari empat sirkuit kalender perdana Kejuaraan Dunia F1 1950 yang masih digunakan hingga saat ini.
Hingga 2026, Monza telah menggelar 76 Grand Prix dalam sejarah Formula 1. Karakteristik unik sirkuit berkecepatan tinggi tersebut menjadikan si Kuil Kecepatan salah satu trek favorit di F1.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....