FIA Tetapkan Status Bahaya Suhu Panas pada Balapan GP Italia

  • 04 Sep 2026 12:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • FIA menetapkan status Heat Hazard pada Grand Prix Italia akibat gelombang panas ekstrem yang sedang berlangsung di wilayah Italia.
  • Prediksi cuaca menunjukkan panas saat balapan bisa mencapai 35 derajat Celcius.
  • Prosedur khusus seperti penggunaan cooling vest dan unit pendingin di kokpit diperbolehkan.

RRI.CO.ID, Jakarta – Federasi Otomotif Internasional (FIA) menetapkan status bahaya suhu panas atau Heat Hazard pada Grand Prix (GP) Italia. Keputusan tersebut menyusul kondisi gelombang panas ekstrem yang hingga saat ini masih melanda wilayah Italia.

Wilayah Milan dan Monza diprediksi menghadapi temperatur lebih dari 35 derajat Celsius sepanjang akhir pekan. Status Heat Hazard harus ditetapkan apabila indeks panas melebihi 31 derajat Celcius saat balapan Sprint maupun Grand Prix berlangsung.

"Berdasarkan Pasal B1.5.10 Regulasi F1 FIA, setelah menerima prakiraan cuaca resmi memprediksi indeks panas lebih dari 31,0°C selama balapan. (Karena itu), Heat Hazard dinyatakan,” tulis pernyataan resmi FIA, dikutip Jumat, 4 September 2026.

Status tersebut tidak berhenti sebagai peringatan. Sejumlah prosedur khusus langsung diterapkan untuk melindungi pembalap dari risiko panas berlebih di dalam kokpit.

FIA memperbolehkan tim memasang cooling vest pada pembalap ketika status Heat Hazard diberlakukan. Meskipun penggunaannya tidak bersifat wajib.

Namun, pembalap yang tidak memakai cooling vest harus menerima tambahan pemberat (ballast) 0,5kg pada mobilnya. Ketentuan tersebut untuk memastikan balapan tetap adil tanpa ada pembalap yang diuntungkan, karena setiap detik dan bobot di F1 sangat diperhitungkan.

Balapan GP Italia akan berlangsung pada 4-6 September 2026. Dengan berlakunya Heat Hazard, selain memperhitungkan performa mobil, kondisi fisik pembalap juga harus menjadi perhatian utama tim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....