FIA Cabut Kewajiban Netralitas Pembalap Rusia dan Belarus

  • 14 Agt 2026 19:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • FIA menghapus kewajiban netralitas bagi pembalap, kompetitor, dan ofisial yang berasal dari Rusia serta Belarus.
  • Bendera, warna, simbol nasional, perlengkapan, mobil, dan lagu kebangsaan kedua negara kembali diperbolehkan.
  • FIA tetap melarang penyelenggaraan kompetisi internasional di Rusia dan Belarus hingga pemberitahuan lebih lanjut.

RRI.CO.ID, Jakarta – Federasi Automobil Internasional atau FIA mencabut kewajiban netralitas bagi pembalap asal Rusia dan Belarus. Perubahan itu memungkinkan penggunaan bendera, warna nasional, simbol, dan lagu kebangsaan mereka dalam kompetisi balap internasional.

Dilansir dari MotorSport, keputusan tersebut diumumkan setelah rapat World Motor Sport Council pada awal Agustus 2026. FIA menyatakan pembalap, kompetitor, dan ofisial asal Rusia serta Belarus kini dapat mengikuti kompetisi internasional tanpa pembatasan.

Mereka juga tidak lagi diwajibkan menandatangani komitmen untuk bersikap netral selama mengikuti perlombaan. Simbol nasional kedua negara, termasuk bendera, warna, perlengkapan, mobil, serta lagu kebangsaan, kini diperbolehkan.

Namun, FIA tetap melarang penyelenggaraan kompetisi internasional di wilayah Rusia dan Belarus hingga pemberitahuan lebih lanjut. FIA juga menegaskan keikutsertaan mereka tetap harus mematuhi hukum transnasional, nasional, dan lokal yang berlaku.

FIA sebelumnya menjatuhkan sanksi setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, termasuk pembatasan bagi organisasi dan pembalap. Sejumlah pembalap Rusia kemudian menggunakan lisensi negara lain, termasuk Robert Shwartzman yang berlaga dengan bendera Israel.

Selain itu, ada pula Daniil Kvyat dan Nikita Bedrin yang memiliki lisensi balap Italia. Beberapa pembalap Rusia juga tercatat mewakili Kazakhstan dan Kirgizstan dalam sejumlah kategori junior.

FIA sebelumnya juga membatalkan kontrak Grand Prix Rusia pada 2022 yang direncanakan menjadi balapan terakhir di Sochi Autodrom. Perubahan terbaru FIA tidak mencakup pencabutan larangan menggelar ajang internasional di Rusia dan Belarus.

FIA menyebut pihaknya tetap memantau situasi di Ukraina dan dapat mengambil tindakan tambahan jika diperlukan. Keputusan itu juga memperhatikan kewajiban FIA terhadap rezim sanksi serta kontrak yang masih berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....