Antonelli Kecewa Gagal Raih Poin usai Kendala Mobil di Silverstone
- 07 Jul 2026 00:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kimi Antonelli gagal meraih poin di Grand Prix Inggris 2026 setelah mengalami kendala teknis pada mobil Mercedes berupa terlepasnya pelindung roda depan kiri pada lap ke-41.
- Antonelli memulai balapan dari pole position namun kehilangan posisi terdepan seusai start karena disalip Charles Leclerc dan Lewis Hamilton.
- Charles Leclerc dari Ferrari memenangkan balapan yang berakhir di bawah Safety Car, sementara Antonelli diklasifikasikan di posisi ke-16 tanpa membawa pulang poin meski masih memimpin klasemen dengan jarak 25 poin dari George Russell.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kimi Antonelli mengaku kecewa setelah gagal meraih poin pada Grand Prix Inggris 2026. Kendala teknis di mobil Mercedes miliknya menggagalkan peluang pembalap Italia itu untuk memperebutkan kemenangan.
GP Inggris 2026 diselenggarakan di Sirkuit Silverstone pada Minggu, 5 Juli 2026. Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, keluar sebagai juara pada balapan yang berakhir di bawah Safety Car tersebut.
Antonelli sejatinya memulai balapan dari pole position setelah mencatat waktu tercepat dan menjuarai Sprint sehari sebelumnya. Namun, ia kehilangan posisi terdepan seusai start karena disalip Leclerc dan Lewis Hamilton.
Pemuncak klasemen sementara itu kemudian kembali menyalip Hamilton dan mengejar Leclerc. Strategi pit stop membuat Antonelli menggunakan ban yang lebih segar untuk memangkas selisih waktu.
Namun, peluang tersebut sirna pada lap ke-41 ketika pelindung roda depan kiri mobilnya terlepas. Masalah itu membuat Antonelli kesulitan membelokkan mobil dan harus menjalani dua pit stop tambahan.
Antonelli juga menerima penalti lima detik akibat pelanggaran batas lintasan. Insiden itu terjadi karena mobilnya beberapa kali melebar saat mengalami gangguan teknis.
Safety Car yang dikeluarkan setelah insiden Max Verstappen menjelang akhir balapan membuat peluang Antonelli menyelamatkan hasil ikut menghilang. Ia akhirnya diklasifikasikan di posisi ke-16 tanpa membawa pulang poin.
"Saya tidak percaya karena situasinya terus berubah dari buruk menjadi lebih buruk. Saat keluar setelah pit stop terakhir, mobil masih bisa dikendarai dan posisi 10 sebenarnya masih sangat mungkin diraih,” kata Antonelli.
Pembalap berusia 19 tahun itu menilai dirinya masih berpeluang mengejar Leclerc sebelum masalah mobil muncul. Peluang itu benar-benar berakhir setelah Safety Car masuk ke lintasan dan membuat para pembalap tidak memiliki kesempatan menyalip.
“Saya mulai menjauh dari para pembalap di belakang dan yakin bisa menciptakan selisih waktu yang dibutuhkan. Namun kemudian Safety Car keluar, dan saat itu saya tahu semuanya sudah berakhir,” ujarnya.
Sementara itu, Team Principal Mercedes, Toto Wolff, meyakini Antonelli seharusnya mampu memberi tekanan kepada Leclerc hingga lap-lap terakhir. Ia menegaskan tim akan menyelidiki penyebab kerusakan tersebut agar tidak terulang.
“Ia sempat hampir dua detik lebih cepat dan seharusnya bisa menyusul Leclerc sekitar lima lap sebelum finis. Kami mungkin akan menyaksikan duel luar biasa untuk memperebutkan kemenangan,” ujar Wolff.
“Namun, ini adalah tanggung jawab kami, mobil seharusnya tidak mengalami kerusakan dan dan saya rasa kondisinya tidak lebih berat dibandingkan lap-lap sebelumnya. Setelah itu, ia bahkan sudah tidak bisa lagi membelokkan mobil dengan baik,” kata Wolff.
Meski masih memimpin di puncak klasemen sementara, jarak Antonelli dengan para pesaingnya semakin dekat. Ia kini hanya terpaut 25 poin dari rekan setimnya, George Russell, dan 32 poin dari Hamilton di tempat ketiga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....