Gagal Finis di Silverstone, Verstappen Keluhkan Masalah Mobil

  • 06 Jul 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Max Verstappen gagal finis di GP Inggris 2026 setelah mobilnya berputar dan terjebak di area gravel Stowe empat lap sebelum balapan berakhir.
  • Penyebab kecelakaan adalah sayap belakang mobil yang tidak menutup sempurna, menyebabkan hilangnya downforce secara drastis, masalah yang sama dialaminya di kualifikasi GP Austria.
  • Charles Leclerc Ferrari memanfaatkan momentum Safety Car untuk meraih kemenangan GP Inggris, sementara rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, finis kelima.

RRI.CO.ID, Jakarta – Pembalap Red Bull, Max Verstappen, mengaku frustrasi setelah gagal finis pada Grand Prix Inggris akibat masalah pada mobilnya. Ia menilai gangguan berulang tersebut mulai membahayakan dirinya.

Verstappen sedang menempati posisi ketiga ketika mobilnya berputar dan terjebak di area gravel Stowe. Insiden itu terjadi empat lap sebelum balapan di Sirkuit Silverstone pada Minggu, 5 Juli 2026, berakhir.

Kejadian itu memicu dikeluarkannya Safety Car yang bertahan di lintasan hingga balapan usai. Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, berhasil memanfaatkan momentum tersebut untuk mengamankan kemenangan.

Usai perlombaan, Verstappen menyebut penyebab kecelakaan sama seperti yang dialaminya saat kualifikasi GP Austria sebelumnya. Menurutnya, sayap belakang mobil tidak menutup sempurna sehingga daya tekan berkurang drastis.

“Saat sayap belakang tidak menutup sepenuhnya, Anda kehilangan banyak downforce dan mobil berputar. Sekali mungkin masih bisa diterima, tetapi dua kali menjadi berbahaya bagi saya,” ujarnya.

Juara dunia empat kali itu juga mengaku tidak puas dengan performa mobil sepanjang akhir pekan. Ia bahkan mengatakan lebih memilih memulai balapan dari pit lane jika memiliki pilihan.

“Sepanjang akhir pekan ini saya tidak pernah puas dengan keseimbangan mobil. Selain itu, kecepatan puncak mobil di sisi garasi saya juga kalah dibandingkan rekan setim,” kata Verstappen.

Sementara itu, rekan setimnya, Isack Hadjar, finis kelima sesuai posisi start. Meski demikian, pembalap Prancis itu kecewa karena tidak mampu bersaing memperebutkan posisi lebih depan.

Hadjar mengaku sempat memiliki kecepatan bagus pada awal balapan sebelum performa mobil menurun. "Setelah mengganti sayap depan, catatan waktu saya membaik, tetapi balapan sudah telanjur terbuang," ucapnya.

Meski demikian, Hadjar tetap optimistis dengan paket pengembangan terbaru Red Bull. Ia berharap tim segera memahami penyebab penurunan performa agar mampu bersaing di barisan terdepan.

“Sekarang kami hanya perlu memahami apa yang sebenarnya terjadi pada fase balapan ketika kami tidak memiliki kecepatan. Setelah itu, mudah-mudahan kami bisa bersaing di posisi yang lebih depan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....