Jake Dennis Juara Formula E Sanya E-Prix 2026, Andretti Amankan Posisi 1-2

  • 20 Jun 2026 21:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jake Dennis memenangkan balapan Sanya E-Prix 2026 dan memimpin Andretti meraih finis satu-dua bersama Felipe Drugovich, sekaligus menjadi kemenangan kedua Dennis musim ini.
  • Strategi ATTACK MODE yang diaktifkan lebih lambat menjadi kunci sukses Andretti, terutama setelah balapan sempat dihentikan akibat insiden yang melibatkan Mitch Evans dan Zane Maloney.
  • Mitch Evans tetap memimpin klasemen meski hasil balapan hari ini kurang memuaskan.

RRI.CO.ID, Sanya – Jake Dennis menjadi juara Formula E Sanya E-Prix 2026 setelah memimpin Andretti finis satu-dua bersama rekan setimnya, Felipe Drugovich, pada Sabtu, 20 Juni. Hasil ini menjadi kemenangan kedua Dennis musim ini sekaligus kemenangan kedua dari posisi pole.

Dennis dan Drugovich melesat kencang di lintasan. Duet Andretti itu bekerja sama mengatur kecepatan serta penggunaan energi di barisan depan.

Strategi ATTACK MODE menjadi faktor penting sepanjang balapan yang diwarnai perubahan pemimpin lomba. Bahkan ritme persaingan sempat berubah ketika Pascal Wehrlein mengambil alih posisi terdepan pada lap kedelapan.



Namun, sebagai bayaran, konsumsi energinya juga lebih tinggi dan lebih dulu habis. Nick Cassidy juga sempat memimpin setelah memanfaatkan aktivasi ATTACK MODE lebih awal.

Sementara itu, Dennis dan Drugovich memilih mengaktifkan ATTACK MODE lebih lambat dibanding rival mereka. Keputusan itu membantu keduanya kembali memimpin memasuki pertengahan balapan.

Balapan kemudian dihentikan sementara akibat insiden Mitch Evans dan Zane Maloney di tikungan Hairpin. Bendera merah dikibarkan setelah tabrakan tersebut memicu hambatan di lintasan.

Saat balapan dilanjutkan, Oliver Rowland sempat merebut pimpinan balapan berkat strategi ATTACK MODE setelah restart. Antonio Felix da Costa curi posisi terdepan lagi-lagi karena ATTACK MODE.

Namun, peluangnya berkurang setelah menerima penalti lima detik akibat insiden di Tikungan 6. Dennis memanfaatkan ketersediaan energi yang lebih banyak untuk kembali mengambil alih pimpinan balapan.

Di sisi lain, ada Pepe Marti yang tampil impresif dengan melesat dari posisi belakang menuju persaingan podium. Pembalap CUPRA KIRO itu memaksimalkan ATTACK MODE pada stint terakhir.

Drama kembali terjadi ketika Rowland menghantam dinding saat berpeluang meraih podium. Insiden tersebut memicu bendera kuning menjelang garis finis.

Dennis akhirnya mengamankan kemenangan di depan Drugovich. Sementara Marti menyusul finis ketiga.

Da Costa menyelesaikan balapan di posisi keempat. Adapun Maximilian Guenther melengkapi lima besar di depan Nyck de Vries.

Meski gagal meraih hasil maksimal, Evans tetap memimpin klasemen pembalap Formula E. Keunggulannya atas Rowland kini tercatat 19 poin setelah balapan di Sanya.

Untuk konstruktor, Jaguar masih memuncaki klasemen tim menjelang putaran berikutnya musim ini. Sementara itu, Porsche memperbesar keunggulan pada klasemen berkat finis 1-2-3 powertrain mereka.

Formula E selanjutnya akan menggelar putaran 12 dan 13 di Shanghai. Balapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 5 Juli mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....