Juara E-Prix Monako 2026, De Vries Akhiri Empat Tahun Puasa Gelar
- 17 Mei 2026 17:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Nyck De Vries finis sebagai juara di Race 1 E-Prix Monako 2026.
- Kemenangan pertama De Vries setelah empat tahun tak meraih gelar di Formula E.
- Peraih pole position, Dan Ticktum merosot ke belakang dan finis keempat usai dikenakan penalti.
RRI.CO.ID, Monte Carlo – Pembalap Mahindra Racing, Nyck de Vries mengakhiri empat tahun puasa gelarnya di Formula E. De Vries finis terdepan di Race 1 E-Prix Monako 2026.
De Vries tampil dominan pada seri kesembilan yang digelar di Circuit de Monaco, Sabtu, 16 Mei 2026 tersebut. Hasil ini juga menandakan kemenangan perdana Mahindra Racing pada era mobil GEN3 Evo.
Ia memulai balapan dari posisi kedua di belakang Dan Ticktum. Namun, strategi Pit Boost yang sempurna membuat pembalap asal Belanda itu mampu memimpin balapan.
Pada lap ke-16, De Vries menjadi salah satu pembalap pertama yang menjalani Pit Boost dengan masuk pit. Setelah itu, ia mengatur aktivasi Attack Mode secara tepat dan menyalip pemimpin balapan saat itu, Antonio Felix da Costa pada lap ke-20.
Posisi terdepan terus dipertahankan De Vries. Hingga akhirnya ia melintasi garis finis dan sebagai juara E-Prix Monako 2026.
"Ini kemenangan pertama saya bersama Mahindra Racing. Mobil sangat kompetitif dan tim mengambil keputusan tepat pada waktu yang tepat," kata De Vries usai balapan.
Pembalap Jaguar TCS Racing, Mitch Evans berhasil finis di posisi kedua. Tambahan poin itu membuat Evans mengambil alih puncak klasemen pembalap Formula E.
Ia kini unggul 15 poin atas pembalap Porsche, Pascal Wehrlein. Sementara itu Dan Ticktum finis di posisi ketiga usai start dari pole position.
Namun, ia terkena penalti waktu 33 detik akibat insiden dengan Antonio Felix da Costa. Akhirnya podium diambil alih oleh rookie Cupra Kiro, Pepe Marti yang juga mencatat podium Formula E pertamanya.
Balapan berlangsung dramatis dengan beberapa insiden dan keluarnya safety car. Jake Dennis dan Nick Cassidy menjadi pembalap awal yang terlibat kecelakaan pada lap ketiga.
Hasil ini menjadi momentum penting bagi Mahindra Racing setelah awal musim kurang meyakinkan. De Vries kini kembali masuk persaingan papan atas klasemen Formula E 2025/2026.
"Ketikas saya bergabung pada 2024, kami berada di posisi kedua terbawah. Tahun lalu kami finis keempat klasemen tim dan sekarang kami ingin lebih dari itu," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....