Loyal dengan Ferrari, Charles Leclerc Sebut Enggan Cari Peluang Tim Lain
- 05 Jun 2026 13:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Charles Leclerc menegaskan Ferrari selalu menjadi pilihan utamanya di Formula 1.
- Keputusan ini berdasark kepercayaan dan loyalitas setelah bertahun-tahun membalap bersamaFerrari.
RRI.CO.ID, Jakarta - Charles Leclerc menegaskan tidak pernah serius mempertimbangkan opsi untuk meninggalkan Ferrari. Pernyataan ini menyusul perpanjangan kontrak multitahun yang ia tandatangani beberapa waktu lalu.
"Saya tidak pernah benar-benar mempertimbangkan alternatif lain," kata Leclerc dikutip dari Motorsport. "Ferrari selalu menjadi pilihan utama saya."
Keputusan Leclerc untuk bertahan ini sepenuhnya berdasar pada kepercayaan terhadap proyek masa depan Ferrari. Meski belum mendapatkan mobil yang cukup konsisten untuk berburu gelar, loyalitas pembalap bernomor 16 ini tetap tidak tergoyahkan.
“Tentu saya ingin bisa memenangkan gelar juara dunia, itu hal yang belum saya punya sampai sekarang,” katanya. “Tapi Saya beruntung bisa membalap untuk tim yang selalu menjadi impian masa kecil saya.”
“Kalau dulu Ferrari tidak memercayai saya, belum tentu saya bisa ada di sini. Ini adalah tentang loyalitas kepada mereka yang sudah membantu karier saya, dan bagi saya rasa hormat sangatlah penting." Ujar Leclerc melanjutkan.
Ikatan emosional inilah yang menjadi faktor krusial di balik keputusannya, Selama ini diketahui, bergabungnya Leclerc ke Ferrari juga merupakan salah satu wujud janji kepada sang ayah sebelum menghembuskan napas terakhir.
Selain itu, kedekatannya dengan tim prinsipal Scuderia Ferrari saat ini yakni Fred Vasseur turut memperkuat komitmennya untuk bertahan. "Saya sangat sejalan dengan seluruh visi yang dibawa oleh Fred," ujarnya.
Keduanya memang diketahui memiliki hubungan profesional yang sudah terjalin lama bahkan sejak Leclerc masih di level junior. Hubungan harmonis tersebut terbukti saat Leclerc meraih gelar juara GP3 dan Formula 2 bersama tim ART milik Vasseur.
Debutnya di Formula 1 bersama Alfa Romeo Sauber pada 2018 juga saat tim tersebut dipimpin Vasseur. Hal ini semakin mempertegas bahwa Leclerc sejatinya memang sudah menjadi bagian dari keluarga Ferrari.
Terkait teknis, menurut Leclerc, Ferrari sebenarnya menunjukkan banyak sinyal perkembangan yang sangat positif sepanjang musim ini berjalan. "Kami memang masih berada di belakang tim Mercedes, tapi saya terus melihat banyak inovasi dan ide berbeda yang datang dari tim ini,” ujar dia.
Leclerc mengaku tidak dapat dipungkiri bahwa ada sejumlah pendekatan dari beberapa tim kompetitor. Namun, segala bentuk pembicaraan soal itu lebih banyak ditangani oleh sang manajer, Nicolas Todt.
Hingga kini, Leclerc tercatat telah menjalani 155 balapan Grand Prix bersama tim legendaris asal Italia tersebut. Ia sukses mengoleksi 27 posisi pole dan meraih delapan kemenangan selama kariernya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....