HET Gula Pasir Dinaikkan, Harga Tidak akan Turun

  • 10 Nov 2023 17:54 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Bapanas (badan pangan nasional) telah menaikkan HET (harga eceran tertinggi) gula pasir menjadi Rp16 ribu per kg. Kebijakan tersebut sudah mencerminkan kondisi pasar.

Lebih masuk akal daripada tetap mempertahankan HET pada level Rp14.500. Karena harga gula pasir lokal di wilayah Medan dan sekitarnya juga sudah menyentuh Rp16 ribu per kgnya.

Harga gula pasir tidak berfluktuasi. Pada saat harganya naik maka harga yang terbentuk adalah harga keekonomian yang baru. Tidak seperti harga pangan lainnya yang kerap berfluktuasi. Misal harga cabai merah, yang sangat volatile bisa bergerak jauh di atas harga keekonomiannya, atau turun di bawah harga keekonomiannya.

Pada dasarnya pembentukan harga gula pasir ini juga dipengaruhi oleh kenaikan biaya input. Pada umumnya biaya input mengalami kenaikan setiap tahun seiring dengan perkembangan inflasi.

Biaya input produksi seperti kenaikan gaji pegawai perusahaan ini bersifat tetap dan tidak mungkin diturunkan. Dan kenaikan biaya input untuk menanam tebu juga akan mengalami peningkatan, termasuk biaya operasional.

Dengan dermikian harga keekonomian gula pasir setiap tahunnya akan mengalami kenaikan. Namun penyesuaian kenaikan harga gula pasir tidak dilakukan sepanjang tahun.

Penetapan HET untuk harga gula pasir bisa lebih lambat dibandingkan dengan realisasi harga gula pasir di lapangan. Masyarakat sudah pasti mengeluh dengan kenaikan harga gula pasir belakangan ini.

Harga gula pasir khususnya di bulan Oktober memang mengalami kenaikan yang signifikan. Di bulan Oktober saja harga gula naik sekitar 6.6% per kgnya.

Dari salah satu sampel harga gula pasir yang dijual pada harga Rp15 ribu per kg pada bulan September, naik menjadi Rp16 ribu per kg di bulan Oktober kemarin.

Harga gula di pasaran internasional juga naik sepanjang tahun 2023 ini. Hari ini, Jumat (10/11/2023), gula pasir sudah di atas Rp16 ribu per kg.

Jika membandingkan harga di awal Januari yang berada pada level $20/Lbs, saat ini ditransaksikan pada kisaran $27 per pon (Lbs). Naik sekitar 35% sepanjang year to date 2023.

Namun harga gula di tanah air tidak lantas mengikuti perubahan harga internasional. Kenaikan harga gula di tanah air terjadi saat India menyetop ekspor gula rafinasi pada bulan Oktober kemarin. Jadi kenaikan harga gula di tanah air pada bulan Oktober kemarin sesuai dengan kebijakan yang diambil oleh India.

Jadi yang paling penting itu dalam jangka pendek memastikan berapa harga keekonomian pada level konsumen. KPPU atau satgas terkait harus berada di pasar.

KPPU bisa melakukan pengawasan rantai pasok dari produsen hingga ke konsumen. Hitung harga di level produsen, tambahkan potensi kenaikan di masing masing simpul atau titik distribusi.

Nah lantas didapat berapa harga keekonomian pada level pengecer. Tinggal lihat apakah harga sudah pantas atau memang ada yang perlu ditindaklanjuti kembali dari rantai pasoknya.

Penulis: Gunawan Benjamin

*)Tulisan atau artikel opini yang dipublikasikan tidak mencerminkan pandangan redaksi. Hak cipta dan pertanggungjawaban dari tulisan, berita, atau artikel yang dikutip dari media lain atau ditulis sendiri sepenuhnya dipegang penulis.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....