Cerita Orang Tua Veddriq Leonardo Perjalanan Prestasi Panjat Tebing
- 17 Agt 2024 09:35 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Orang tua atlet panjat tebing Indonesia asal Pontianak, Kalimantan Barat Veddriq Leonardo tak menutupi rasa bahagia, haru dan bangga atas keberhasilan anaknya meraih emas sport climbing man speed Olimpiade Paris 2024. Di mata kedua orang tua, Vedriq adalah sosok yang gigih serta pekerja keras14:13
Veddriq Leonardo merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dengan sang ayah bernama Sumaryanto dan ibu Rosita. Kedua orang tuanya menceritakan kisah Vedriq sejak di bangku SMA yang sudah mulai menekuni olahraga panjat tebing. Awalnya dengan inisiatif sendiri juga mencoba membuat dinding panjat tebing kategori boulder di sekolahnya. Dibantu pula oleh sang Ayah.
Dari tahun ke tahun sejak SMA itu Vedriq tak henti berlatih bahkan sering juga mengikuti sejumlah kejuaraan panjat tebing dari satu daerah ke daerah lain di Kalimantan Barat bahkan sempat pula menyebrang ke luar Kalimantan Barat.
Rosita, ibu Veddriq menyampaikan bahwa anaknya ini adalah sosok yang gigih dan kerja keras. Latihan tidak hanya dilakukan di sarana latihan panjat tebing, tapi juga dilakukan di rumah. Prestasi meraih emas Olimpiade Paris 2024 menjadi bukti kerja keras Veddriq selama ini dan sejak awal Rosita yakin anaknya ini pasti akan meraih prestasi.
“Veddriq itu anaknya sejak kecil sudah disiplin, gigih berlatih, saya sejak awal optimis Veddriq bisa berprestasi di olimpiade ini,” ujarnya.
Ayah Vedriq, Sumaryanto yang selama ini berprofesi sebagai tukang kayu menceritakan sejak lama anaknya ini selalu optimis yang diinginkan harus bisa tercapai. Saat di rumah Vedriq menyempatkan diri berlatih dengan beban untuk kekuatan tanggannya. Tak hanya itu restok pull up juga dilakukan memanfaatkan kusin pintu rumah. Dan itu dilakukan secara konsisten tanpa henti.
Sama dengan sang Istri, Sumaryanto yakin anak laki laki satu-satunya ini akan meraih medali emas, apalagi dari setiap kejuaraan series dunia, Veddriq lah peraih medali terbanyak.
“Memang untuk nomor speed ini harus punya keahlian khusus, selama ini Veddriq yang banyak meraih medali di kejuaraan-kejuaraan dunia,” katanya.
Sumaryanto melihat anaknya ini dengan usia yang baru menginjak 27 tahun masih optimis untuk bisa berlaga pada Olimpiade 2028 mendatang. Ia bersama sang istri selalu mendukung dan mendoakan kiprah anaknya di dunia olahraga khususnya panjat tebing ini agar bisa sukses serta mengharumkan nama baik Kota Pontianak, Kalimantan Barat dan bangsa Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....