Tim Indonesia Raih 39 Medali dan Cetak Sembilan Rekor di Asian Games 2026

  • 05 Okt 2026 09:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 dengan raihan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
  • Lima medali emas Indonesia berasal dari cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.
  • Kontingen Indonesia juga mencatat sembilan rekor dalam beberapa cabang olahraga di Asian Games 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tim Indonesia menutup Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 39 medali dan sembilan catatan rekor dunia maupun Asia. Capaian tersebut terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu sekaligus melampaui target empat emas.

Perolehan tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-16 klasemen akhir Asian Games 2026. Lima medali emas Indonesia berasal dari cabang olahraga bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.

Salah satu pencapaian terbesar datang dari Rahmat Erwin Abdullah di nomor men's 75kg angkat besi. Ia mencatat angkatan 206 kilogram pada clean & jerk dan total 366 kilogram yang menjadi rekor dunia, Asia, dan Asian Games.

Dua catatan tersebut menghasilkan enam rekor sekaligus karena masing-masing tercatat sebagai rekor dunia, Asia, dan Asian Games. Rahmat juga memastikan medali emas untuk Indonesia melalui penampilannya tersebut.

Panjat tebing turut menyumbangkan dua catatan rekor pada nomor speed. Aditya Tri Syahri memperbarui rekor Asian Games setelah mencatat waktu 4,62 detik, lebih cepat dari catatan sebelumnya 4,95 detik.

Desak Made Rita Kusuma Dewi juga memperbarui rekor Asia dan Asian Games setelah mencatat waktu 6,062 detik. Catatan tersebut mempertajam rekor Asia sebelumnya 6,07 detik dan rekor Asian Games 6,52 detik.

Selain rekor, Indonesia juga mencatat sejumlah sejarah baru di Aichi-Nagoya. Bulu tangkis beregu putra kembali meraih emas Asian Games setelah penantian panjang.

Setelah menunggu 28 tahun akhirnya kembali meraih emas pada nomor tersebut. Indonesia kemudian menambah emas dari ganda putra melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Nurisa Dian Ashrifah juga mencatat sejarah dengan meraih emas pertama Indonesia dari cabang panahan di Asian Games. Ia mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 139-137 pada final compound individual putri.

Sejumlah cabang olahraga yang baru tampil di Asian Games juga menyumbangkan medali untuk Indonesia. Teqball, padel, MMA, dan selancar turut memberikan medali perak maupun perunggu.

Cabang e-sports juga meraih medali untuk Indonesia pada Asian Games 2026. Capaian tersebut menjadi medali pertama Indonesia sejak e-sports dipertandingkan secara resmi di Asian Games Hangzhou 2022.

Chef de Mission Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, mengatakan capaian tersebut berhasil melewati target yang diberikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Ia bersyukur Indonesia dapat meraih 39 medali dalam Asian Games 2026.

“Alhamdulillah, puji syukur. Final per hari ini, setelah kita mengetahui total medali yang dicapai dan diraih oleh Tim Indonesia sebanyak 39 medali,” ujar Todotua dalam keterangan resmi yang diterima RRI.CO.ID, Senin, 5 Oktober 2026.

“Terdiri dari lima emas, 11 perak dan 23 perunggu. Tentunya ini adalah capaian yang terbaik,” ucapnya menambahkan.

Todotua menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari koordinasi dan konsolidasi yang kuat. Ia juga mengapresiasi kerja sama antara tim CdM, NOC Indonesia, Kemenpora, dan seluruh cabang olahraga.

“Berdasarkan target yang diberikan Kemenpora, empat emas. Maka Tim Indonesia dalam Asian Games ini bisa mencapai sebanyak lima emas,” katanya.

Menurutnya, persiapan dan koordinasi menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan selama Asian Games. Ia mengatakan kendala nonteknis dapat diselesaikan sehingga atlet tetap bisa fokus bertanding.

“Segala sesuatu tantangan-tantangan yang ada, secara nonteknis bisa kita selesaikan dengan baik. Kami merasa sangat berbahagia dan puas karena kita bisa mengantisipasi segala kendala yang terjadi di Nagoya dan memastikan para atlet kita bisa berlaga,” ujar Todotua.

Indonesia juga harus menghadapi absennya sejumlah nomor yang sebelumnya menjadi sumber emas pada Asian Games Hangzhou 2022. Beberapa di antaranya adalah nomor 10 meter running target putra dan campuran serta dragon boat 1.000 meter putra.

Dengan hasil tersebut, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi ajang yang menghadirkan medali sekaligus sejumlah catatan baru bagi Indonesia. Capaian itu menjadi bagian dari perjalanan atlet Indonesia menuju kompetisi olahraga internasional berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....