Pesona Tim Indonesia, Meydiana Laviola saat Penutupan Asian Games 2026

  • 04 Okt 2026 17:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Meydiana Laviola Reinnamah dipercaya menjadi pembawa bendera Indonesia pada penutupan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
  • Meydiana mengenakan kebaya merah bermotif Prada Bali yang dipadukan dengan Tenun Songket Bali berwarna putih.
  • Tim Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 dengan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

RRI.CO.ID, Nagoya – Meydiana Laviola Reinnamah menjadi flag bearer Tim Indonesia pada Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Atlet tenis tersebut akan membawa Merah Putih dengan mengenakan kebaya merah yang mengangkat keindahan Prada Bali.

Kebaya berbahan sutra tersebut merupakan karya desainer Indonesia Ghea Panggabean. Ghea Panggabean merupakan desainer di balik label Ghea Fashion Studio, Sarinah Indonesia, Mills, dan Tim Indonesia.

Kebaya tersebut memadukan identitas perempuan Indonesia dengan kekayaan budaya Nusantara. Motif Prada Bali diterapkan menggunakan teknik hand-screen printing berwarna emas, kemudian diperkaya bordir benang emas.

Bordir tersebut terinspirasi dari ornamen dan motif Kain Prada Bali. Penampilan Meydiana kemudian dipadukan dengan sarung Tenun Songket Bali berwarna putih.

Perpaduan kebaya merah dan Songket Bali putih menghadirkan interpretasi warna Merah Putih. Penampilan tersebut menggambarkan perempuan Indonesia yang membawa bendera sekaligus identitas dan kebanggaan bangsa di panggung Asia.

Detail busana juga dilengkapi ikat pinggang yang terinspirasi dari ikat pinggang antik Bali. Elemen tersebut menggunakan teknik hand-screen printing emas, bordir emas, dan aplikasi beads.

Sang designer, Ghea Panggabean mengatakan, kepercayaan merancang busana tersebut menjadi bagian istimewa dalam perjalanan lebih dari 45 tahun berkarya. Kesempatan ini sekaligus menjadi ruang baginya untuk kembali merayakan Indonesia melalui fashion.

“Bagi saya, busana ini bukan sekadar pakaian untuk sebuah seremoni. Ada cerita Indonesia di dalamnya,” ujar Ghea dalam keterangannya dikutip Minggu, 4 Oktober 2026.

Ghea mengatakan Prada Bali, Songket Bali, dan teknik para perajin sengaja dihadirkan dalam busana tersebut. Seluruh unsur itu menunjukkan kekayaan budaya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan Indonesia.

“Prada Bali, Songket Bali, teknik para perajin, semuanya kami hadirkan. Kekayaan budaya kita adalah bagian dari identitas dan kebanggaan Indonesia,” katanya.

Pemilihan Prada Bali juga menjadi representasi warisan budaya Indonesia di panggung internasional. Warisan tersebut dihadirkan melalui interpretasi yang tetap relevan dan modern.

“Saya ingin ketika Meydiana membawa Merah Putih, yang terlihat bukan hanya seorang atlet yang membawa bendera. Tetapi juga sosok perempuan Indonesia yang membawa budaya dan kebanggaan bangsanya,” ucapnya.

Selain Meydiana, sejumlah atlet dan official Tim Indonesia akan mengikuti defile penutupan Asian Games 2026. Sebanyak 52 atlet dan official dari lima cabang olahraga dijadwalkan mengikuti defile tersebut.

Rinciannya terdiri dari tujuh orang judo, 23 hoki, empat tenis, 11 panahan, dan tujuh gulat. Lima anggota tim headquarter juga akan bergabung dalam rombongan Tim Indonesia.

Atlet dan official lainnya akan mengenakan tracksuit putih dengan motif Limar Palembang karya Ghea. Motif tenun Palembang tersebut diterjemahkan melalui permainan tone-on-tone dan gradasi, kemudian dipadukan motif Limar merah.

Sementara itu, unsur budaya Bali juga hadir dalam busana CdM, Wakil CdM, dan sejumlah perwakilan atlet. Mereka mengenakan kemeja sutra bermotif inspirasi Songket Bali, lengkap dengan udeng dan kain Songket Bali.

Perpaduan Prada Bali, Songket Bali, dan Limar Palembang membawa konsep Unity in Diversity. Konsep tersebut menggambarkan Indonesia yang kaya budaya, tetapi tetap berdiri dalam satu identitas sebagai bangsa.

Bagi Meydiana, membawa Merah Putih menjadi bagian istimewa dari perjalanannya sebagai atlet di Asian Games. Ia juga bangga dapat memperkenalkan busana Bali kepada dunia melalui kesempatan tersebut.

“Tentu sangat bangga bisa menjadi wakil Indonesia yang membawa Merah Putih di penutupan Asian Games 2026. Sangat bangga bisa menggunakan baju Bali dan memperkenalkannya ke dunia,” katanya.

Meydiana berharap kesempatan menjadi flag bearer dapat menambah motivasinya untuk terus berprestasi. Ia ingin kembali memberikan yang terbaik bagi Indonesia dalam perjalanan berikutnya.

“Semoga kesempatan ini bisa menambah motivasi saya. Memberikan yang terbaik buat Indonesia ke depannya,” ujarnya.

Tim Indonesia mengakhiri perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempati peringkat ke-16. Indonesia berhasil mengoleksi 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Catatan tersebut sekaligus menuntaskan target yang diberikan kepada Tim Indonesia. Asian Games menjadi multievent olahraga terbesar se-Asia yang diikuti kontingen Merah Putih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....