Menpora Apresiasi Desak Made Rita Persembahkan Emas Keempat dan Cetak Rekor Asia

  • 30 Sep 2026 21:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas keempat untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dalam cabang panjat tebing nomor speed putri.
  • Atlet asal Bali memecahkan rekor Asian Games dengan waktu 6,062 detik, memecahkan rekor sebelumnya sebesar 6,07 detik atas nama dirinya sendiri.
  • enteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada Desak Made Rita atas kualitas dan konsistensinya di level Asia

RRI.CO.ID, Nagoya – Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Emas dipersembahkan atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma Dewi nomor speed putri, dengan waktu 6,062 detik.

Raihan tersebut sekaligus menjadi medali emas keempat Indonesia pada Asian Games 2026. Dengan tambahan emas dari Desak Made Rita, target empat medali emas yang ditetapkan telah terpenuhi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada Desak Made Rita. Menpora turut memuji Desak Made Rita yang kembali menunjukkan kualitas dan konsistensinya di level Asia.

“Alhamdulillah, Indonesia kembali meraih emas. Ini menjadi emas keempat Indonesia di Asian Games kali ini, sekaligus memenuhi target empat emas yang kita tetapkan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desak Made Rita yang telah berjuang luar biasa dan mempersembahkan emas keempat untuk Merah Putih,” ujar Menpora Erick dalam keterangan diterima RRI.co.id, Rabu, 30 September 2026.

Pencapaian Desak Made Rita mencatatkan waktu 6,062 detik mengantarnya mencetak rekor baru di Asian Games sekaligus rekor Asia. Sebelumnya, rekor berada di waktu 6,07 detik yang juga dicetak olehnya pada Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China April lalu.

“Catatan waktunya luar biasa. 6,062 detik bukan hanya membawa Desak menjadi juara dan mempersembahkan emas untuk Indonesia, tetapi juga mencatatkan rekor Asian Games dan rekor Asia. Ini menunjukkan bahwa atlet-atlet Indonesia merupakan duta bangsa yang mampu bersaing dan mencatatkan prestasi di level tertinggi Asia, serta membuktikan kedigdayaan Indonesia,” ujar Menpora Erick.

Menpora juga menyampaikan apresiasi kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang terus melakukan pembinaan dan mempersiapkan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, prestasi Desak merupakan hasil dari kerja bersama antara atlet, pelatih, federasi, pemerintah, serta seluruh pihak yang mendukung.

“Terima kasih kepada FPTI, para pelatih, ofisial dan seluruh tim yang terus mengawal perjuangan atlet. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang dapat menghasilkan atlet yang mampu berprestasi di panggung Asia bahkan dunia,” ujar Menpora Erick.

Menpora menegaskan, terpenuhinya target empat medali emas tidak berarti perjuangan kontingen Indonesia telah selesai. Masih terdapat sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan yang berpeluang menambah perolehan medali Indonesia.

“Target empat emas sudah terpenuhi, tentu kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai. Masih ada peluang untuk menambah emas,” kata Menpora.

Salah satu cabang olahraga dan nomor pertandingan yang berpeluang meraih medali emas adalah, cabang sport climbing nomor men’s speed. Menpora terus mendukung dan mengimbau Masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet yang masih berjuang.

“Kita akan terus memberikan dukungan dan mengawal perjuangan para atlet sampai pertandingan terakhir. Semoga Merah Putih masih dapat berkibar dan Indonesia Raya kembali berkumandang di Nagoya,” kata Menpora Erick.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....