Jabar-Jatim Berbagi Gelar, NTT Raih Bekal Berharga
- 29 Sep 2026 09:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari terakhir Kejurnas Arung Jeram 2026 di Sungai Ayung, Badung, Bali menampilkan persaingan ketat dengan nomor down river race sebagai penutup rangkaian perlombaan pada Senin 28 September 2026.
- Tim-tim dari Pulau Jawa menunjukkan kekuatan di sejumlah kategori, namun kejutan muncul ketika tim luar Jawa mendominasi posisi teratas di kategori U-19 putra.
- Keikutsertaan tim dari berbagai daerah di luar Jawa menunjukkan peningkatan kualitas dan perkembangan olahraga arung jeram di seluruh Indonesia.
RRI.CO.ID, Badung - Persaingan ketat mewarnai hari terakhir Kejurnas Arung Jeram 2026 di Sungai Ayung, Badung, Bali, Senin 28 September 2026. Nomor down river race menjadi penutup rangkaian perlombaan.
Tim-tim dari Pulau Jawa masih menunjukkan kekuatan di sejumlah kategori. Namun kejutan muncul di U-19 putra ketika tim luar Jawa mendominasi posisi teratas.
Pada U-19 putra, Bali A menjadi tercepat dengan waktu 19 menit 48,914 detik, mengungguli Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur. Jawa Timur menunjukkan dominasi di U-19 putri dengan waktu 19 menit 23,009 detik, disusul Bali A dan Jawa Barat.
Hasil tersebut mengantarkan Jawa Timur sebagai juara umum U-19 putri dengan 380 poin. Nusa Tenggara Timur (NTT) pertama kali tampil mencatatkan hasil positif, menempati peringkat keempat klasemen U-19 putri dengan 286 poin.
Di U-23 putra, Jawa Timur kembali tercepat dengan waktu 18 menit 42,811 detik, hanya unggul tipis atas Jawa Tengah. NTT berada di posisi keempat DRR dengan waktu 19 menit 33,829 detik.
Pada U-23 putri, Jawa Barat menjadi juara DRR dengan waktu 19 menit 58,490 detik dan juara umum dengan 400 poin. Jawa Barat juga tampil sebagai juara umum senior putra dengan 366 poin dan berbagi gelar senior putri dengan Jawa Tengah yang sama-sama mengoleksi 380 poin.
Sekretaris Umum FAJI NTT, Antonius Adryanto mengatakan pihaknya tidak memasang target khusus karena ini penampilan perdana NTT. "Kami hanya berharap tim bisa memberikan yang terbaik untuk NTT, mengingat ini pengalaman pertama kami," kata Antonius.
Setelah Kejurnas, FAJI NTT akan menyusun program pembinaan atlet, peningkatan kapasitas pelatih, dan mengikuti berbagai try out serta kejuaraan.
"Kami akan mempersiapkan diri untuk menghadapi BK PON maupun PON 2028," ujar Antonius Adryanto dalam keterangan tertulis dari PB FAJI kepada RRI.co.id , Selasa, 29 September 2026.
Technical Delegate Joni Kurniawan menilai persaingan sudah tidak lagi didominasi satu daerah dan prestasi mulai menyebar secara nasional. "Tim-tim dari berbagai wilayah mampu menunjukkan kemampuan dan mengimbangi tim-tim dari Pulau Jawa," ucap Joni.
Kejurnas juga memperkenalkan nomor baru Mix R4 dan Mix R6 sebagai bagian sosialisasi aturan United Rafting. "Kami berharap atlet Indonesia bisa mulai terbiasa dan memahami aturan perlombaan internasional," kata Joni.
Jawa Barat tampil kuat di kelompok senior dan U-23, sementara Jawa Timur konsisten di U-19 dan U-23 putra. Kemunculan daerah luar Jawa seperti NTT menjadi bagian perkembangan persaingan yang semakin luas.
Kejurnas Arung Jeram 2026 menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet dari seluruh Indonesia. FAJI berkomitmen membangun ekosistem arung jeram yang profesional dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....