Perjalanan Panjang Bigetron by Vitality untuk Menjadi Juara FFWS SEA 2026 Fall
- 22 Sep 2026 15:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bigetron menjadi tim Indonesia pertama yang juarai FFWS SEA di kandang sendiri
- Bigetron, RRQ Kazu, dan ONIC akan melanjutkan perjuangan Indonesia di FFWS Global Finals 2026 Bangkok
RRI.CO.ID, Jakarta – Bigetron by Vitality resmi menjadi juara Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall. Akan tetapi, perjalanan Bigetron menuju gelar juara tidaklah berlangsung mulus.
Bigetron menjadi juara setelah meraih Booyah pada Game 12 Grand Finals di Surabaya, Minggu 20 September 2026. Namun, setelah meraih Booyah pada Game 3, ritme mereka sempat terganggu oleh jeda yang cukup panjang.
Fokus tim menurun dan beberapa rencana permainan tidak dapat dijalankan secara optimal. Bigetron harus bekerja keras untuk kembali mengumpulkan poin dan menjaga peluang dalam perebutan gelar.
Tekanan semakin besar ketika pertandingan berlanjut hingga Game 10 dan Game 11. GOW dua kali hampir menjadi juara ketika berhasil memasuki zona terakhir.
Kemenangan mereka digagalkan oleh Buriram United Esports dan Team Falcons yang meraih Booyah pada Game 10 dan Game 11. Selain menggagalkan GOW juara, Booyah dari kedua tim ini juga membuat pertandingan berlanjut ke Game 12.
Kedua Booyah itu juga mengantarkan Buriram United Esports dan Team Falcons mencapai ambang bata Champion Rush. Sehingga, pada Game 12 dimulai total ada 11 tim yang berpotensi meraih juara dengan meraih Booyah.
Setiap rotasi, eliminasi, dan keputusan pada pertandingan terakhir menjadi penentu. Di Game 12, RRQ Kazu, GOW, All Gamers Global (AG.AL), dan Bigetron menjadi empat tim terakhir yang masih bertahan.
Setelah RRQ Kazu tereliminasi, Bigetron menumbangkan pemain terakhir GOW sebelum seluruh pemainnya bergerak mengepung DEW, pemain terakhir AG.AL. Dengan empat pemain yang masih bertahan, Bigetron memenangi duel terakhir dan mengamankan Booyah penentu.
Kemenangan tersebut menutup Grand Finals setelah 12 pertandingan sekaligus membayar perjalanan panjang Bigetron sejak pertama kali tampil di FFWS SEA. Bagi Chrisjo dan timnya, keberhasilan di Surabaya juga menjadi sebuah redemption setelah berbagai kegagalan dan hasil yang belum maksimal pada turnamen-turnamen sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....