Bigetron by Vitality dan ONIC Amankan Tiket Grand Finals Lebih Awal

  • 31 Agt 2026 12:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bigetron by Vitality dan ONIC berhasil mengamankan tiket Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Fall di pekan ketiga kompetisi.
  • BTR meraih kelolosan pada hari kedua pekan ketiga, sementara ONIC menyusul sebagai pemimpin klasemen akhir pekan ketiga hari ketiga.
  • Kedua tim melakukan perubahan roster strategis melalui periode transfer window, dengan BTR membawa dua pemain baru untuk memperkuat tim.

RRI.CO.ID, Jakarta – Bigetron by Vitality (BTR) dan ONIC mengamankan tiket Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall. BTR memastikan kelolosan pada pekan ketiga hari kedua, sementara ONIC menyusul setelah memimpin klasemen akhir pekan ketiga hari ketiga.

Hasil ini menjadi sinyal positif bagi kedua tim yang melakukan perubahan roster di tengah bergulirnya FFWS SEA 2026 Fall. Memanfaatkan kesempatan pertukaran pemain, BTR membawa dua pemain baru melalui di periode transfer window.

Meski begitu, BTR mengawali pekan ketiga dengan hasil yang belum maksimal. Robot Merah hanya mampu mengumpulkan 54 poin dan finis di peringkat ke-10 pada hari pertama.

Mereka bahkan tak mampu mendapatkan Booyah sama sekali di hari pertama. Torehan poin mereka hanya didapat dari 33 eliminasi dan 21 poin placement.

BTR langsung menunjukkan respons kuat pada hari berikutnya dengan membawa susunan pemain baru. Rafael Gabriel Yahzel Lumi (FELLOW) dan Velerio Thymoti Bolung (TIUSZZ) unjuk gigi.

Bersama roster terbarunya, BTR langsung mengamankan satu Booyah, 55 eliminasi, dan 42 poin placement dengan total 97 poin. Hasil tersebut membawa BTR finis di peringkat kedua, di belakang Team Flash yang tampil sebagai pemuncak klasemen dengan 116 poin.

Sedangkan ONIC kembali memainkan roster seniornya dan memberikan peran kapten kepada Poom, pemain asal Thailand yang baru dipinang musim ini. Mereka menjadi wakil Indonesia dengan performa paling konsisten sepanjang pekan ketiga; selalu finis di lima besar pada setiap matchday.

ONIC mengawali pekan dengan menempati peringkat kelima pada hari pertama dengan perolehan 84 poin. Kemudian mereka naik ke posisi ketiga pada hari kedua dengan 87 poin.

Performa terbaik ONIC hadir di hari terakhir. Mereka menguasai klasemen dengan 116 poin, hasil dari satu Booyah, 70 eliminasi, dan 46 poin placement.

Konsistensi tersebut membawa ONIC menjadi tim kedua dari Indonesia yang mengamankan tiket Grand Finals. Jika digabungkan, ONIC mengumpulkan 84, 87, dan 116 poin dalam tiga matchday.

Hasil ini tidak terlepas dari perubahan strategi sang pelatih, Ahmad Fadly Masturoh (AFM) yang memainkan kembali Adam Ramdani (ADAM). Sempat diparkir pada 2 pekan pertama, pemain senior ini kembali mendapatkan kepercayaan dan membayarnya dengan sangat baik.

AFM juga melakukan perubahan dengan menggeser posisi Kapten dari Irgi Ramdani (GEDAY) ke Rattapoom Sunthalunai (POOM). POOM mampu mengambil keputusan krusial dengan lebih tenang dan jitu.

Dengan berakhirnya pekan ketiga, Bigetron by Vitality dan ONIC dipastikan akan tampil di babak Grand Finals. Mereka akan bergabung bersama All Gamers Global, Buriram United Esports, Twisted Minds asal Thailand, dan Team Flash dari Vietnam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....