Menpora Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026

  • 22 Sep 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menpora Erick Thohir hadir langsung di JRA Equestrian Park untuk memberikan dukungan kepada tim equestrian Indonesia yang berkompetisi di Asian Games 2026 Tokyo pada 22 September 2026.
  • Kehadiran Menpora merupakan komitmen pemerintah dalam mendampingi dan memastikan atlet nasional dapat tampil optimal saat membawa nama bangsa di tingkat Asia.
  • Tim equestrian Indonesia menjadi fokus perhatian pemerintah dalam persiapan Asian Games 2026 di Tokyo untuk meraih prestasi terbaik.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir hadir langsung memberikan dukungan tim equestrian Indonesia. Menpora menyemangati tim yang berlaga pada ajang Asian Games 2026 di JRA Equestrian Park, Tokyo, Selasa 22 September 2026.

Kehadiran Menpora di arena pertandingan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendampingi. Hal ini sekaligus memastikan para atlet nasional dapat tampil optimal saat membawa nama bangsa di tingkat Asia.

Tim equestrian Indonesia turun di tiga disiplin eventing yaitu dressage, jumping, dan cross country. Ketiga tantangan berbeda tersebut menguji ketepatan, ketangguhan, kecepatan, serta kekompakan atlet dan kuda.

Adapun atlet-atlet yang turun dalam kejuaraan ini adalah Marcho Alexandro, Muhamad Zaki, Fergi Tri Nur Fajar, dan Steven Menayang. Muhamad Zaki turut tampil pada nomor Eventing Individual Dressage yang berlangsung 09:15 pagi waktu setempat.

Muhamad Zaki saat berkompetisi di Cabang Olahraga Equestrian Nomor Eventing Individual Dressage di JRA Equestrian Park, Tokyo, Jepang, Selasa 22 September 2026 (Foto: Dokumentasi Kemenpora)

Muhamad Zaki bersama kudanya, Sure Gold Vhp Z, memamerkan keserasian yang harmonis. Kuda bergerak dengan halus dan elegan, tanpa paksaan, sementara Zaki tampil tenang dan fokus.

Dukungan langsung dari Menpora diharapkan bisa memotivasi para atlet. Selain itu juga diharapkan meningkatkan ketenangan mental dan fokus bertanding saat melakoni tiap rangkaian uji ketangkasan di lintasan.

Dressage merupakan kompetisi yang diadakan di arena berukuran 20m × 60m. Para penunggang bersaing dalam hal ketepatan dan keanggunan, menguji kedisiplinan yang dimiliki kuda.

Jumping adalah kompetisi di mana penunggang harus melompati dan melewati berbagai rintangan sesuai urutan yang telah ditentukan. Tujuan kompetisi ini adalah menyelesaikan lintasan secepat mungkin tanpa melakukan kesalahan.

Eventing adalah kompetisi yang menggabungkan tiga disiplin, dressage, cross-country, dan jumping. Penunggang dan kuda harus melakukan ketiga disiplin tersebut hingga akhir, menuntut kemampuan yang menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....