Tim IBEX Kibarkan Merah Putih di Tiga Tebing Berbahaya Eropa

  • 14 Sep 2026 02:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim Indonesia Bigwall Expedition berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di tiga tebing paling berbahaya di benua Eropa.
  • Seluruh lima pemanjat menuntaskan misi penutup di puncak tebing Naranjo de Bulnes Spanyol setinggi 2.519 meter.
  • Keberhasilan ekspedisi bersejarah ini melengkapi catatan pemanjatan ekstrem sebelumnya di Prancis dan Norwegia.

RRI.CO.ID, Madrid - Tim Indonesia Bigwall Expedition (IBEX) berhasil menuntaskan misi pemanjatan tiga tebing paling berbahaya di benua Eropa. Pengibaran bendera Merah Putih di puncak Naranjo de Bulnes Spanyol resmi menutup seluruh rangkaian ekspedisi akbar tersebut.

Lima pemanjat tanah air berhasil merampungkan misi ekstrem pada momentum 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Pencapaian bersejarah itu melengkapi keberhasilan pemanjatan sebelumnya di Le Petit Dru Prancis serta Troll Wall Norwegia.

Puncak batu kapur Naranjo de Bulnes setinggi 2.519 meter berdiri sendiri di jantung Picos de Europa. Seluruh anggota tim mencapai titik tertinggi bersama pada 12 September 2026 pukul 16.30 waktu setempat.

Wakil Ketua Tebing Alam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Dodi Liswardi turut memberikan pernyataan resmi mengenai ekspedisi. Para pemanjat membawa beban logistik seberat 30 kilogram per orang menuju Advance Base Camp (ABC).

"Kami harap Earth Expedition Europe ini dapat meningkatkan semangat teman-teman di Indonesia untuk panjat tebing. Tidak hanya terbatas untuk kalangan anak muda, karena di usia saya yang 62 tahun pun masih tetap bisa, asal ada kemauan," kata Dodi Liswardi.

Tim sebelumnya melakukan perjalanan panjang dari Norwegia menuju Madrid Spanyol pada 4 September 2026. Para pemanjat kemudian berjalan kaki menembus rute sejauh sepuluh kilometer dari desa terakhir Sotres.

Misi internasional tersebut berawal dari puncak Le Petit Dru pada Senin, 3 Agustus 2026 pukul 23.00 waktu setempat. Pemanjatan jalur American Direct sepanjang 30 pitch di tebing granit Alpen tersebut berlangsung selama empat hari.

Manajer Tim IBEX Nazib Fadlullah memberikan penjelasan teknis mengenai tingkat kesulitan pemanjatan tebing dunia tersebut. Tebing Trollveggen di Lembah Romsdalen memiliki overhang raksasa yang menjorok hampir 50 meter dari dasarnya.

"Troll Wall ini tebing impian para pemanjat dunia, karena terkenal sangat ekstrem: jalurnya mudah longsor, batuannya rapuh, dan cuacanya sangat dingin. Jadi, mohon doa dari teman-teman di tanah air, semoga ekspedisi kami bisa berjalan lancar dan selamat," ujar Nazib Fadlullah.

Tim menyusuri jalur Norskeruta sepanjang 1.200 meter di Norwegia sejak tanggal 19 Agustus 2026 lalu. Hujan deras serta penurunan suhu udara sempat menghentikan pemanjatan tebing tersebut selama empat hari penuh.

Para pemanjat akhirnya berhasil mencapai puncak tebing Troll Wall pada 29 Agustus 2026 pukul 09.30 waktu setempat. Guguran batu es di Le Petit Dru sebelumnya bahkan memaksa satu tim pemanjat Italia membatalkan pendakian.

Ketua Tebing Alam dan Rekreasi FPTI Robertus Robet turut menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan ekspedisi pemanjatan tersebut. Ekspedisi penaklukan tiga tebing terjal di benua Eropa tersebut dipimpin secara langsung oleh Freden Sembiring Milala.

"Dengan capaian ini, sekali lagi pemanjat Indonesia membuktikan kemampuan yang setara dengan pemanjat elite dunia. Kita tahu bahwa setiap inci kemajuan memberikan arti besar bagi keseluruhan cabang olahraga ini," ucap Robertus Robet.

Misi ini turut mengusung kampanye global tentang pelestarian alam serta etika pemanjatan tebing yang berkelanjutan. Prinsip penjelajahan tanpa jejak tersebut dibawa pulang untuk ditularkan kepada seluruh generasi pemanjat muda di Indonesia.

Keberhasilan ekspedisi Eropa ini melanjutkan jejak sukses penaklukan El Capitan Amerika Serikat serta Trango Tower Pakistan. Rangkaian prestasi internasional tersebut menegaskan posisi Indonesia sejajar dengan negara besar dalam panggung pemanjatan tebing dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....