Erick Thohir Dorong Olahraga Jadi Investasi, Bukan Beban Negara

  • 11 Sep 2026 20:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Erick Thohir Dorong Olahraga Jadi Investasi, Bukan Beban Negara
  • Pemerintah mendorong keterlibatan swasta dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem industri olahraga nasional
  • Kemenpora mengembangkan Sports Indonesia untuk mendukung industri olahraga dan sports tourism

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir mendorong perubahan paradigma dalam pengelolaan olahraga nasional. Menurut Erick, olahraga harus dipandang sebagai investasi yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan negara.

“Olahraga ini adalah investasi. Bukan [seperti] selama ini setelah tahun '62 sampai sekarang terus terjadi kemerosotan, bahwa olahraga itu [tentang] biaya, biaya” ucap Erick di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat, 11 September 2026.

Erick mengatakan pemerintah kini berupaya membangun ekosistem olahraga dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan prestasi olahraga sekaligus industri olahraga nasional.

“Perspektif hari ini, kalau kita setiap tahun ngurusin birokrasi, kapan majunya bangsa ini. Hari ini kita harus mengintervensi,” ujar Menpora.

Ia menjelaskan intervensi tersebut dilakukan dengan melibatkan sektor swasta dan masyarakat dalam pembangunan olahraga secara menyeluruh. Erick juga menyebut potensi ekonomi dari industri olahraga dan sports tourism sangat besar jika dikelola secara terintegrasi.

“Kalau kita lihat, kue sports industry-nya itu tadi sudah ada di 8.000 triliun. Sports tourism-nya 9.700 triliun,” kata Erick.

Ia mengatakan pemerintah saat ini masih mengumpulkan data untuk menghitung dampak ekonomi dan investasi dari sektor olahraga secara lebih akurat. Menurut Erick, penghitungan tersebut membutuhkan keterbukaan data dari seluruh pihak agar dapat disatukan dalam satu basis data.

“Jadi kalau ditanya, ‘economic impact’-nya seperti apa, ini kita baru ngumpulin. Sama investasi di olahraga seperti apa, ini baru ngumpulin,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI ini.

Erick menegaskan pengembangan industri olahraga juga harus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Kemenpora, kata dia, tidak ingin mengambil keuntungan dari akses masyarakat terhadap berbagai layanan olahraga yang dikembangkan pemerintah.

“Fungsi Kemenpora itu program-programnya itu impactful. Bukan kita menarik uang dari masyarakat,” ujar Erick.

Melalui Indonesia Sports Summit, Kemenpora juga mulai memperkenalkan Sports Indonesia sebagai agregator berbagai informasi olahraga. Platform tersebut diarahkan untuk mempertemukan potensi sports industry dan sports tourism dengan berbagai fasilitas serta event olahraga Indonesia.

Erick berharap pendekatan tersebut dapat membuat olahraga tidak lagi dipandang sebagai pengeluaran negara. Namun dapat berkembang menjadi sektor yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung prestasi olahraga nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....