Misi Berat Sabalenka Pertahankan Peringkat Satu Dunia di US Open 2026
- 30 Agt 2026 19:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Aryna Sabalenka berusaha mempertahankan posisi nomor satu dunia pada turnamen Grand Slam US Open 2026.
- Sabalenka hanya unggul 434 poin atas Elena Rybakina menjelang turnamen.
- Performa mental menjadi fokus Sabalenka setelah mengalami sejumlah kekalahan dalam beberapa turnamen terakhir.
RRI.CO.ID, New York – Aryna Sabalenka menghadapi misi berat mempertahankan posisi nomor satu dunia pada US Open 2026. Juara bertahan dua kali itu harus mempertahankan 2.000 poin setelah performanya menurun dalam beberapa turnamen terakhir.
Sabalenka sebelumnya menjalani musim luar biasa dengan menjuarai Indian Wells dan Miami secara beruntun. Prestasi tersebut menjadikannya perempuan kelima yang mampu mencatatkan 'Sunshine Double'.
Keberhasilan itu membuat Sabalenka semakin kokoh di puncak peringkat dunia. Petenis Belarus tersebut bahkan sempat memiliki keunggulan 3.000 poin atas pesaing terdekatnya.
Namun, situasi berubah setelah kemenangan di Miami. Sabalenka hanya mencatatkan 17 kemenangan dan tujuh kekalahan dalam 24 pertandingan berikutnya.
Hasil tersebut termasuk tersingkir pada perempat final French Open dan babak keempat Wimbledon. Catatan itu berada jauh di bawah standar Sabalenka sebagai pemilik empat gelar Grand Slam.
Sabalenka kini hanya unggul 434 poin atas Elena Rybakina dalam persaingan peringkat dunia. Dengan 2.000 poin yang harus dipertahankan, Sabalenka perlu kembali menjadi juara untuk memperpanjang 99 pekan sebagai nomor satu.
Meski demikian, petenis berusia 28 tahun itu tetap percaya diri mampu menemukan kembali performa terbaiknya di lapangan keras. “Pelajaran sulit ini akan membuat saya jauh lebih kuat dan bekerja lebih keras,” kata Sabalenka, dikutip dari BBC.
Masalah mental memang menjadi perhatian setelah rangkaian hasil mengecewakan dalam beberapa bulan terakhir. Di Cincinnati, Sabalenka gagal mempertahankan keunggulan setelah memimpin 5-1 pada tie-break set pertama.
Ia akhirnya kalah dari petenis Republik Ceko berusia 20 tahun, Sara Bejlek, dengan skor 7-6 dan 6-4. Sebelumnya, Sabalenka juga tersingkir oleh Ekaterina Alexandrova di Toronto setelah penampilannya menurun.
Sabalenka mengaku terus memperbaiki aspek mental sebelum tampil di New York. “Saya berusaha mengatur sisi mental permainan dan mengatur ulang pikiran,” ujarnya.
Pada pertandingan pertama di New York, Sabalenka akan menghadapi wakil Kolombia, Camila Osorio. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Arthur Ashe Stadiun pada Senin, 31 Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....