Posisi Peringkat Satu Terancam, Sabalenka Wajib Menang di US Open
- 26 Agt 2026 16:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Petenis Belarus, Aryna Sabalenka, berisiko kehilangan posisi nomor satu dunia jika gagal mempertahankan gelar US Open 2026.
RRI.CO.ID, New York – Aryna Sabalenka terancam kehilangan posisinya sebagai petenis putri peringkat satu dunia pada turnamen Grand Slam US Open 2026. Beberapa nama masuk dalam persaingan termasuk Elena Rybakina dari Kazakhstan yang berpeluang merebutnya meski tanpa memenangkan pertandingan.
Dilansir dari laman WTA, Sabalenka akan mencapai pekan ke-99 beruntun sebagai nomor satu setelah turnamen tersebut berakhir. Namun, petenis Belarus itu harus mempertahankan gelar US Open untuk menjaga posisi teratas tersebut.
Ini karena 2.000 poin dari gelar tahun lalu akan terhapus dari peringkat Sabalenka. Situasi tersebut membuat tiga petenis memiliki kesempatan untuk mengambil alih posisi puncak.
Rybakina adalah salah satu nama yang diunggulkan untuk meraih posisi tersebut. Petenis 27 tahun itu datang dengan modal dua gelar, termasuk Grand Slam keduanya yang dimenangkan di Australia Open.
Rybakina beberapa kali berpeluang menyalip Sabalenka sepanjang musim panas, tetapi belum membuahkan hasil. Langkahnya di Toronto terhenti pada final, sedangkan di Cincinnati berakhir pada perempat final.
Di dua turnamen trsebut Rybakina dihentikan oleh Iga Swiatek. Kini, petenis putri peringkat dua dunia itu memiliki jalur paling terbuka untuk merebut posisi puncak.
Bahkan, Rybakina dapat memperolehnya tanpa memenangi pertandingan jika tiga pesaingnya gagal menjadi juara. Jika mencapai semifinal US Open, Rybakina dipastikan menjadi nomor satu tanpa bergantung pada hasil pertandingan lainnya.
Pesaing lainnya adalah petenis AS, Coco Gauff, yang memasuki US Open setelah meraih gelar pertamanya musim ini di Cincinnati. Kemudian Jessica Pegula yang juga diperhitungkan setelah menjadi runner-up di Washington, D.C. dan Cincinnati.
Namun, Gauff dan Pegula harus memenangi US Open untuk mendapatkan peringkat nomor satu dunia. Keduanya juga harus menunggu tersingkirnya Rybakina sebelum semifinal demi mengamankan posisi puncak tersebut.
Sedangkan Sabalenka harus kembali menjuarai US Open dan berharap Rybakina tersingkir sebelum semifinal. ika tetap berada di puncak usai turnamen, Sabalenka akan mencatat 99 pekan beruntun dan 107 pekan keseluruhan.
Persaingan tersebut membuat perebutan peringkat teratas menjadi salah satu perhatian utama pada US Open 2026. Babak utama turnamen Grand Slam lapangan keras itu akan berlangsung pada 30 Agustus hingga 13 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....