Fajat/Fikri Kalah di Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026

  • 21 Agt 2026 21:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tereliminasi dari perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah dari Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dengan skor 19-21, 16-21.
  • Pertandingan berlangsung selama 32 menit di lapangan 2 Indra Gandhi Indoor Stadium di India pada Jumat 21 Agustus 2026.
  • Ini merupakan kekalahan pertama Fajar/Fikri atas Lee/Yang; sebelumnya mereka menang 21-19, 21-16 di Korea Open 2025.

RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026. Fajar/Fikri takluk dari pasangan Chinese Teipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan 19-21, 16-21.

Pertandingan berlangsung selama 32 menit di lapangan 2 Indra Gandhi Indoor Stadium, India, Jumat 21 Agustus 2026. Ini menjadi kekalahan pertama Fajar/Fikri atas Lee/Yang; Sebelumnya di Korea Open 2025, Fajar/Fikri menang 21-19, 21-16 atas Lee/Yang.

Fajar Alfian mengatakan bahwa ia dan Fikri tidak mampu keluar dari tekanan lawan. Menurutnya, Lee/Yang tampil luar biasa dengan kecepatan dan kekuatan pukulan yang dimiliki.

“Hari ini kami tidak bisa keluar dari tekanan, mereka bermain sanga baik dengan speed dan power yang luar biasa. Kami sudah mencoba tapi mereka tampil lebih baik,” ujar Fajar seusai pertandingan.

Fajar menjelaskan bahwa dirinya sempat bermain penuh keraguan di gim pertama. Kondisi lapangan yang berangin membuatnya kesulitan untuk mengembalikan shuttlecock ke arah lawan.

“Gim pertama khususnya saya banyak ragu-ragu ya dengan permainan. Sedikit kaget juga hembusan angin hari ini lumayan kencang ke pinggir jadi pengembalian bola saya banyak tidak pas,” katanya.

Sementara kata Muhammad Shohibul Fikri, tidak ada tekanan di lapangan, hanya Lee/Yang tampil lebih baik. Permainan mereka, menurut Fikri, sangat solid dan tidak ada celah.

“Kami tidak merasa terlalu ada pressure, di lapangan memang lawan bermain baik. Permainan mereka cukup mengagetkan dan solid, seperti sempit dan tidak ada celah di lapangan mereka,” kata Fikri.

Kendati kalah, Fikri menilai banyak pelajaran yang bisa diambil. Terutama, soal kemampuan untuk beradaptasi di lapangan menghadapi siapa pun lawannya.

“Banyak pelajaran untuk saya pribadi di Kejuaraan Dunia ini. Mau lawan siapapun kami harus selalu siap dan harus cepat adaptasi,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....