Dari Recovery hingga Cegah Cedera, Ini Peran Fisioterapis Atlet Voli

  • 15 Agt 2026 14:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Fisioterapis berperan penting menjaga kebugaran dan mencegah cedera atlet voli selama pemusatan latihan.
  • Program pemain mencakup latihan endurance, strength, stretching, hingga berbagai metode pemulihan setelah latihan.
  • Kondisi fisik pemain kini mencapai 70 hingga 80 persen dan ditargetkan mencapai 95 persen sebelum berangkat ke Asian Games.

RRI.CO.ID, Bogor - Di balik performa atlet voli, fisioterapis berperan cukup vital. Mereka menjaga tubuh para atlet tetap bugar selama pemusatan latihan.

Perannya beragam, mencakup pencegahan cedera, pemulihan, hingga memantau beban latihan setiap pemain. Fisioterapis timnas voli putra Indonesia, Halim, mengatakan kondisi pemain kini mulai menunjukkan perkembangan positif.

Menurutnya, kebugaran pemain saat ini sudah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen. Kondisi ini mengacu pada faktor kelelahan atlet usai menjalani turnamen AVC Men’s Cup dan Sea V Cup beberapa waktu lalu.

“Target kita sampai akhir Agustus sudah maksimal, sekitar 90 sampai 95 persen fit,” ujar Halim kepada RRI, Rabu, 12 Agustus 2026. Program latihan saat ini difokuskan meningkatkan endurance dan kekuatan pemain.

Latihan dilakukan melalui gym, latihan fisik, hingga aktivitas di pasir. Pemain dengan riwayat cedera juga mendapat program pencegahan cedera secara khusus.

Halim menyebut lutut, bahu, punggung bawah, dan jari menjadi bagian tubuh yang rawan cedera. Keluhan ringan bisa pulih cepat, tetapi cedera berat membutuhkan waktu penanganan lebih panjang.“Kami selalu mengedukasi atlet, kalau ada keluhan sekecil apa pun, sampaikan,” kata Halim. Edukasi tersebut penting agar cedera dapat ditangani lebih awal oleh tim fisioterapis.

Pemulihan pemain juga dilakukan setelah latihan maupun saat pertandingan. Prosesnya meliputi stretching, berendam es, massage, hingga penggunaan recovery pump.

Halim juga memantau keseimbangan beban latihan dengan waktu pemulihan atlet. Beban berlebihan tanpa recovery yang cukup, lanjutnya, dapat meningkatkan risiko cedera.

Dengan waktu persiapan sekitar satu setengah bulan, tim fisioterapis terus mengejar kondisi optimal pemain. Persiapan fisik kemudian akan dilanjutkan dengan pematangan tim sebelum keberangkatan ke Jepang.

Diketahui, sebanyak 18 atlet timnas voli putra Indonesia saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang telah berlangsung sejak 5 Agustus lalu, sebagai bagian untuk persiapan tim menuju Asian Games di Aichi-Nagoya, Jepang, September mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....