Shelton Pertahankan Gelar Canadian Open, Ikuti Jejak Rafael Nadal

  • 14 Agt 2026 10:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ben Shelton mempertahankan gelar Canadian Open setelah mengalahkan Brandon Nakashima 6-3, 7-6(4) pada laga final di Montreal.
  • Shelton menjadi petenis pertama sejak Rafael Nadal pada 2018-2019 yang meraih gelar Canadian Open beruntun.
  • Shelton menyelesaikan turnamen Masters 1000 tersebut tanpa kehilangan set dan meraih gelar keempatnya sepanjang musim 2026.

RRI.CO.ID, Montreal – Ben Shelton sukses mempertahankan gelar Canadian Open setelah menaklukkan Brandon Nakashima pada laga final, Jumat, 14 Agustus 2026. Kemenangan itu menjadikan Shelton petenis putra pertama sejak Rafael Nadal yang meraih gelar beruntun pada 2018-2019.

Dilansir dari ATP, petenis Amerika Serikat itu menang 6-3, 7-6(4) dan berhasil menyelesaikan turnamen tanpa kehilangan satu set. Catatan tersebut terakhir dicapai Novak Djokovic satu dekade lalu, setelah Ivan Lendl melakukannya pada 1987.

Shelton mencatat tujuh ace, memenangi 86 persen poin dari servis pertama, serta tidak kehilangan servis tiga laga beruntun. Pada laga final di IGA Stadium, Montreal, Shelton membuka keunggulan melalui pengembalian forehand keras.

Pada set kedua, Nakashima menunjukkan perlawanan sengit. Pertandingan pun harus ditentukan melalui tie-break.

Shelton merebut poin penting ketika tertinggal 1-2 melalui dua servis kedua Nakashima yang gagal dikembalikan. Setelah unggul 4-2 lewat mini-break, ia menutup pertandingan dengan pukulan forehand keras menyusuri garis.

“Bisa bermain seperti yang saya tunjukkan pekan ini dan melewatinya tanpa kehilangan set menunjukkan kerja keras yang telah saya lakukan. Hal itu juga menunjukkan ketangguhan mental serta kemampuan saya untuk tetap fokus menghadapi segala sesuatu sepanjang pekan ini,” ujar Shelton, dikutip dari ATP.

Petenis berusia 23 tahun itu mampu mengatasi tekanan sebagai favorit setelah empat unggulan teratas tersingkir dini. Nakashima mengakui keberhasilan Shelton mempertahankan gelar secara beruntun sebagai pencapaian yang luar biasa.

“Selamat untuk Ben, level permainannya luar biasa sepanjang pekan ini. Orang mungkin tidak menyadari betapa sulitnya mempertahankan gelar di kota berbeda,” kata Nakashima dalam upacara penyerahan trofi.

Shelton menyebut musim ini berjalan naik turun meski kini menempati peringkat sepuluh dunia. Ia tersingkir lebih awal pada Wimbledon dan French Open, tetapi berhasil mengoleksi gelar keempatnya pada musim 2026.

Gelar Grand Slam menjadi satu-satunya pencapaian besar yang belum dimiliki Shelton. Penampilannya di Montreal membuatnya dipandang sebagai ancaman serius pada US Open yang akan dimulai akhir Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....