Taklukkan Unggulan Kedua, Swiatek Amankan Gelar Canadian Open 2026
- 14 Agt 2026 09:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenangan itu membuat Swiatek diproyeksikan naik dua peringkat ke posisi keenam dunia.
- Iga Swiatek menjuarai Canadian Open 2026 setelah mengalahkan Elena Rybakina 6-2, 6-3.
- Swiatek meraih gelar WTA Tour pertamanya dalam hampir satu tahun setelah tampil dominan di Toronto.
RRI.CO.ID, Toronto – Iga Swiatek menjuarai Canadian Open 2026 setelah menundukkan Elena Rybakina dua set langsung di Sobeys Stadium, Toronto. Petenis Polandia itu tampil dominan untuk mengamankan kemenangan 6-2, 6-3 dalam waktu 75 menit, Jumat, 14 Agustus 2026.
Dilansir dari WTA, Swiatek tampil dominan dengan mematahkan servis Rubakina pada kesempatan pertamanya di laga tersebut. Unggulan ketujuh itu kemudian mempertahankan kendali hingga menyelesaikan set pertama dengan skor 6-2.
Memasuki set kedua, Swiatek kembali menunjukkan permainan agresif dari garis belakang lapangan. Ia memperoleh break pada kedudukan 2-2 sebelum memastikan kemenangan melalui permainan yang efektif.
“Saya ingin mendedikasikan gelar ini kepada semua orang yang menghadapi penilaian tidak adil dan kebencian. Teruslah berjuang, terus berkembang, dan tetap fokus pada diri sendiri karena kalian tahu apa yang terbaik untuk kalian,” ujar Swiatek dalam acara penyerahan trofi, dikutip dari WTA.
Dalam pertandingan, Swiatek mampu menggerakkan Rybakina ke berbagai sisi lapangan sejak awal. Ia juga memanfaatkan permainan di dekat net untuk menghadapi kekuatan lawannya.
Rybakina dikenal sebagai pemimpin perolehan ace dalam tur, tetapi kekuatan tersebut tidak banyak membantu. Pertahanan Swiatek tampil solid sehingga mampu meredam tekanan unggulan kedua tersebut.
Kemenangan tersebut menjadi gelar WTA Tour pertama Swiatek dalam hampir satu tahun terakhir. Petenis berusia 25 tahun tersebut juga memperbaiki catatan kariernya menjadi 26 kemenangan dari 31 final tur.
Swiatek diproyeksikan naik dua peringkat ke posisi keenam dalam daftar peringkat dunia terbaru. Sementara itu, meski gagal meraih kemenangan, Rybakina tetap mempertahankan posisinya sebagai peringkat dua dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....