CdM Pastikan Kesiapan Tim Bulutangkis Menuju Asian Games
- 04 Agt 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Chef de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu meninjau Pelatnas Cipayung pada Selasa 4 Agustus 2026 untuk memastikan persiapan tim bulutangkis optimal.
- Todotua melakukan dialog langsung dengan pengurus, pelatih, dan atlet bulutangkis selama kunjungan ke fasilitas pelatihan nasional.
- Kunjungan ini juga mencakup tinjauan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas penunjang yang tersedia di Pelatnas Cipayung untuk mendukung persiapan Asian Games.
RRI.CO.ID, Jakarta – Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, meninjau Pelatnas Cipayung, Selasa 4 Agustus 2026. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan persiapan tim bulutangkis berjalan optimal.
Todotua mengatakan telah berdialog dengan pengurus, pelatih, dan atlet selama kunjungan tersebut. Ia juga meninjau berbagai fasilitas penunjang yang tersedia di Pelatnas Cipayung.
"Hari ini saya datang ke cabang olahraga bulutangkis. Saya diterima pengurus, pelatih, dan para atlet," ujar Todotua.
"Saya juga melihat asrama, pusat kebugaran, dan fasilitas fisioterapi. Pembinaan dan fasilitas di sini sangat lengkap."
Menurut Todotua, tim CdM juga mengevaluasi berbagai kebutuhan nonteknis menuju Asian Games 2026. Ia menilai sistem pembinaan di Pelatnas Cipayung berjalan dengan baik.
"Kami mengecek seluruh kebutuhan nonteknis menuju Asian Games. Pembinaan yang baik membuat kami semakin percaya diri meraih medali," katanya.
Todotua memastikan tim CdM akan mendukung seluruh kebutuhan nonteknis kontingen Indonesia. Ia meminta atlet fokus menampilkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
"Kami memastikan atlet berangkat ke Nagoya dengan nyaman. Mereka juga tidak dibebani persoalan nonteknis selama pertandingan," ujarnya.
Kabid Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mengatakan persiapan menuju Asian Games mengacu pada evaluasi edisi sebelumnya. PBSI ingin memperbaiki program latihan dan pengaturan jadwal kompetisi.
"Dari pengalaman sebelumnya, kami menyiapkan program latihan dan periodisasi yang lebih baik. Kami juga mengatur jadwal kejuaraan sebelum Asian Games," kata Eng Hian.
Menurut Eng Hian, pemilihan atlet dilakukan berdasarkan performa terbaik. Kebijakan tersebut berlaku bagi atlet pelatnas maupun nonpelatnas.
"Kami tidak membeda-bedakan pelatnas dan nonpelatnas. Siapa yang terbaik akan dipanggil bergabung," ujarnya.
PBSI menargetkan satu medali emas dari nomor beregu putra. Namun, Eng Hian optimistis sektor lain juga berpeluang menyumbang medali.
"Tidak menutup kemungkinan sektor lain juga mampu meraih medali. Kami berharap seluruh target dapat tercapai," katanya.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober. Indonesia akan mengirim 432 atlet dari 35 cabang olahraga, termasuk 20 atlet bulutangkis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....