Kuda Pacu Jepang Tsurumaru Tsuyoshi Meninggal pada Usia 31 Tahun
- 03 Agt 2026 00:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kuda pacu Jepang Tsurumaru Tsuyoshi telah meninggal dunia di usia 31 tahun secara mendadak pada Minggu, 2 Agustus 2026 pukul 10:15 waktu setempat.
- Pemilik Peternakan Yoshino, Yoshino Shinsaku mengatakan bahwa Tsurumaru Tsuyoshi sempat mengalami gejala demam sehari sebelum meninggal
- Presiden Yoshino menerangkan bahwa Tsurumaru Tsuyoshi tidak pernah saat sejak datang ke peternakan. Tapi, belakangan ini, kondisi badannya terus menurun dan perlu perhatian lebih.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kuda pacu legendaris Jepang, Tsurumaru Tsuyoshi, meninggal dunia pada usia 31 tahun. Kabar tersebut disampaikan melalui laman resmi pengurus Tsurumaru Tsuyoshi, yang menyebut kuda itu meninggal secara mendadak pada Minggu 2 Agustus 2026 pukul 10.15 waktu setempat.
Tsurumaru Tsuyoshi merupakan keturunan dari pejantan Symboli Rudolf dan kuda betina Sweet Cielo. Tsuyoshi merupakan juara Kyoto Daishoten dan dua balapan utama di Asahi Challenge C tahun 1999.
Setelah pensiun dari pacuan kuda, Tsurumaru Tsuyoshi bertugas sebagai kuda penuntun di Arena Pacuan Kuda JRA Kyoto. Kemudian, sejak tahun 2017, ia menghabiskan sisa hidupnya di Peternakan Yoshino di Prefektur Miyazaki.
Pemilik Peternakan Yoshino, Yoshino Shinsaku mengatakan bahwa Tsurumaru Tsuyoshi sempat mengalami gejala demam sehari sebelum meninggal. Yoshino menyebut, gejala demam menurun menjelang pagi setelah ia memberikan obat penurun demam.
“Kemarin, karena muncul gejala demam, saya memberikannya obat dan di awal pagi, demam nya turun. Karena itu, seperti biasa, saya membawa kuda itu ke padang rumput pada pukul 5 pagi,” ujar Yoshino, Minggu 2 Juli 2026.
Kendati demikian, lanjut Yoshino, Tsurumaru Tsuyoshi kehilangan kesadaran saat ia membawanya ke padang rumput. “Setelah sekitar satu jam di sana, ketika saya berpikir untuk memasukkannya kembali ke kandang, kuda itu tiba-tiba tidak bisa berdiri lagi dan langsung menghembuskan napas terakhirnya,” katanya.
Presiden Yoshino menerangkan bahwa Tsurumaru Tsuyoshi tidak pernah sakit sejak datang ke peternakan. Tapi, belakangan ini, kondisi badannya terus menurun dan perlu perhatian lebih.
“Sejak datang ke peternakan kami, ia tidak pernah sakit sama sekali dan selalu sehat. Kadang-kadang memang bertengkar dengan kuda di sekitarnya, tapi biasanya dia jinak,” kata Yoshino.
“Dulu dia sering berlari ke padang rumput, tapi sekarang sudah tidak lagi, dan dia juga tidak lagi makan pakan dengan lahap seperti dulu, sehingga berat badannya mulai berkurang sejak awal tahun ini,” ucapnya.
“Saya terus mengamati proses penuaannya, tapi untungnya dia tidak menderita di saat-saat terakhirnya. Dia telah hidup panjang hingga usia ini,” ujarnya sambil mengenang masa lalunya dan merasa sedih karena harus berpisah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....