CdM Todotua Jamin Atlet Panahan Indonesia Fokus Berlatih
- 22 Jul 2026 00:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Chef de Mission Todotua Pasaribu memastikan kesiapan nonteknis seluruh atlet Indonesia menjelang Asian Games 2026.
- Pengurus Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia menyiapkan sepuluh atlet terbaik untuk bertanding di Aichi-Nagoya.
- Para atlet panahan fokus menjalani simulasi pertandingan guna mengamankan tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
RRI.CO.ID, Jakarta - Chef de Mission Todotua Pasaribu menjamin atlet panahan Indonesia bebas dari masalah nonteknis saat berlatih. Komitmen penting ini bertujuan menjaga fokus utama para olahragawan menjelang keberangkatan kontingen ke Jepang.
Kepastian tersebut disampaikan saat peninjauan langsung pemusatan latihan nasional di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Rombongan pengurus komite olahraga memantau langsung kesiapan sembilan pemanah yang tengah menjalani program latihan.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu memimpin langsung kunjungan kerja ke lapangan tersebut. Kunjungan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) disambut oleh pengurus pada Selasa, 21 Juli 2026.
"Kami ingin menyampaikan kepada atlet dan ofisial bahwa kalian tidak perlu khawatir apabila ada tantangan di luar latihan. Itu menjadi urusan kami. Tanggung jawab Tim CdM adalah mengorganisasi seluruh kebutuhan kontingen, mulai dari keberangkatan, akomodasi, transportasi, sampai kepulangan nanti. Yang paling penting, atlet bisa fokus berlatih dan tampil maksimal saat bertanding," kata Todotua.
Todotua menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan tersebut bertujuan memetakan segala kebutuhan spesifik dari setiap cabang. Dia didampingi oleh Jadi Rajagukguk serta Krisna Bayu selaku perwakilan komite eksekutif organisasi olahraga.
"Masih ada sekitar 60 hari menuju Asian Games. Karena itu kami turun langsung untuk mendata kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Kalau memang ada kebutuhan khusus yang bisa meningkatkan performa atlet, tentu akan kami pelajari dan fasilitasi. Tugas kami adalah memastikan seluruh urusan di Nagoya berjalan baik sehingga atlet hanya perlu berkonsentrasi memberikan penampilan terbaik untuk Merah Putih," ujarnya.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PP Perpani) Irawadi Hanafi menyambut baik perhatian tersebut. Organisasi tersebut menyiapkan 10 atlet dan empat pelatih setelah meraih enam medali emas SEA Games.
"Di Hangzhou kami membawa pulang dua medali perunggu sekaligus mendapatkan kuota Olimpiade Paris 2024. Di Aichi-Nagoya target kami tentu harus lebih baik. Kami ingin meningkatkan hasil tersebut dan memaksimalkan peluang meraih medali, sekaligus memanfaatkan Asian Games sebagai jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Persaingan memang sangat ketat dengan kekuatan seperti Korea Selatan, China, dan India, tetapi kami optimistis atlet-atlet Indonesia mampu bersaing," ujar Irawadi.
Atlet senior panahan Indonesia Riau Ega Agatha Salsabila turut menyampaikan kesiapan tim menjelang kompetisi akbar. Pemanah berstatus Olympian Rio 2016 ini optimistis setelah mendapat hasil evaluasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Persiapan kami sekarang lebih banyak diisi simulasi pertandingan dan try out untuk membangun ritme kompetisi. Target kami tentu ingin melampaui hasil di Hangzhou. Asian Games juga menjadi kesempatan penting karena ada kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Kami ingin memaksimalkan peluang meraih medali sekaligus mengamankan tiket Olimpiade. Dukungan nonteknis seperti kesempatan beradaptasi lebih awal di lokasi pertandingan dan keberadaan masseur tentu akan sangat membantu kami tampil maksimal," kata Riau Ega.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....