Leo/Daniel Gugur di Babak 16 Besar Australian Open 2026

  • 11 Jun 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ganda Putra-Babak 16 Besar: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Liang Wei Keng/Wang Chang (2/China) 15-21, 18-21
  • Pertandingan berlangsung selama 37 menit di Quaycentre, Sydney, Kamis, 11 Juni 2026

RRI.CO.ID, Sydney – Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gugur di babak 16 besar Australian Open 2026. Leo/Daniel kalah dari unggulan kelima, Liang Wei Keng/Wang Chang dua set langsung 15-21, 18-21.

Pertandingan berlangsung selama 37 menit di Quaycentre, Sydney, Kamis, 11 Juni 2026. Pasangan asal Tiongkok tampil lebih dominan saat menghadapi pasangan Indonesia.

Gim pertama diawali dengan permainan ketat kedua ganda dimana Leo/Daniel dan Liang/Keng saling jual beli poin hingga 8-8. Namun, pasangan Tiongkok dapat tampil lebih dominan dengan mencatatkan empat poin beruntun dan merebut interval.

Perlahan tapi pasti, Liang/Keng terus memperlebar selisih poin dengan Leo/Daniel hingga akhirnya merebut gim pertama 21-15. Pada gim kedua, pasangan Indonesia terus memberikan perlawanan ketat.

Leo/Daniel mampu bersaing poin dengan unggulan ganda putra ranking lima dunia hingga kedudukan 18-18. Tapi, pengalaman tidak bisa berbohong, Liang/Wang bermain lebih percaya diri di poin-poin krusial, sehingga gim dapat direbut mereka.

Seusai pertandingan, Leo Rolly Carnando menjelaskan bahwa Leo/Daniel sering melakukan kesalahan sendiri pada gim pertama. Sementara di gim kedua, menurutnya, respon mereka kurang cepat.

“Tadi mereka banyak nge-duluin mainnya, di pertengahan gim pertama sebenarnya sudah coba mengimbangi tapi kami banyak mati sendiri. Di gim kedua mulai menemukan ritme, sudah lebih adaptasi tapi respon kami cukup terlambat, rotasi mereka juga sangat bagus,” kata pebulu tangkis berusia 24 tahun itu.

Kendati kalah, Leo tetap ingin mengambil hal positif dari pertandingan tersebut. Ini, menurutnya menjadi bahan evaluasi berharga.

“Kami bisa mengambil hal positif dari hari ini, kami bisa menakar kemampuan kami sampai dimana dan evaluasi apa ke depan yang harus diperbaiki setelah kembali dipasangkan. Sudah lama juga kami tidak bertemu dengan Liang/Wang jadi bisa tahu bagaimana mereka sekarang,” ujarnya.

Sementara menurut Daniel Marthin, shuttlecock bergerak sangat cepat. Menurutnya, siapa yang dapat mendahului bagian depan, dialah yang menang.

“Di pertandingan tadi memang kuncinya siapa yang bisa main mendahului depannya dia yang akan dapat keuntungan karena bolanya di sini cukup kencang. Mereka juga main safe tadi,” terang pebulu tangkis berusia 24 tahun tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....