NOC Indonesia Siapkan Atlet Berdaya Saing Global lewat Program Student-Athlete
- 10 Jun 2026 07:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NOC Indonesia memperkuat program Student Athlete untuk mengintegrasikan olahraga dan pendidikan.
- Forum menghadirkan Jamarr Johnson dan Akbar Nasution sebagai inspirasi bagi atlet muda.
- Program diarahkan mencetak atlet berprestasi dengan karakter, akademik, dan wawasan global.
RRI.CO.ID, Jakarta – NOC Indonesia terus memperkuat program Student Athlete untuk mencetak atlet berdaya saing global. Program ini menggabungkan prestasi olahraga, pendidikan, karakter, dan wawasan internasional.
Sebagai bagian pelaksanaannya, NOC Indonesia menggelar forum bertajuk “From Indonesia to the World Stage: A Student-Athlete Journey with Jamarr Johnson”. Forum tersebut menghadirkan mantan atlet profesional Jamarr Johnson dan Olympian Indonesia, Akbar Nasution.
Kegiatan yang diadakan di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026, itu menjadi wadah berbagi pengalaman serta memperluas wawasan atlet muda Indonesia. Peserta juga mendapat gambaran pentingnya keseimbangan antara pendidikan dan olahraga.
NOC Indonesia menyelenggarakan forum tersebut bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat. Kolaborasi itu membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman internasional bagi atlet Indonesia.
Wakil Ketua Umum Komite Eksekutif NOC Indonesia, Ismail Ning, menjelaskan tujuan program tersebut. Menurutnya, pembinaan atlet masa depan kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Program Student Athlete NOC Indonesia hadir untuk memastikan bahwa atlet tidak hanya unggul secara performa, tetapi juga memiliki kesiapan akademik, karakter, dan perspektif global. Harapan kami, para atlet muda Indonesia dapat mengambil pelajaran berharga dari perjalanan senior mereka,” kata Ismail.
Ismail menambahkan pendekatan itu sejalan dengan visi pembangunan olahraga berkelanjutan. NOC Indonesia juga ingin menciptakan sistem pembinaan yang berorientasi jangka panjang.
Sementara itu, Jamarr Johnson menekankan pentingnya konsistensi dan disiplin dalam perjalanan student-athlete. Mantan atlet basket Timnas Indonesia itu menilai perkembangan atlet harus terjadi di dalam maupun luar lapangan.
“Perjalanan sebagai atlet bukan hanya soal bakat, tetapi tentang konsistensi, kerja keras, dan kemampuan untuk bangkit dari masa sulit. Saya percaya, atlet Indonesia memiliki kemampuan besar untuk berkembang dan bersaing di luar negeri,” kata Jammar.
Jamarr juga menilai pengalaman internasional sangat penting bagi perkembangan atlet. Menurut pria keturunan New Jersey, Amerika Serikat itu, atlet muda harus percaya diri serta terus membangun kebiasaan positif.
“Atlet muda Indonesia harus percaya diri, tetapi juga harus siap bekerja keras dan membangun kebiasaan yang baik dan benar. Passion bisa menjadi profesi, jika dijalani dengan disiplin dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya menambahkan.
Di sisi lain, Olympian Akbar Nasution memberikan perspektif sebagai atlet yang telah merasakan langsung kompetisi di level dunia. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam perjalanan seorang atlet.
“Melalui konsep student-athlete, kita memastikan bahwa atlet memiliki bekal tidak hanya untuk berprestasi, tetapi juga untuk kehidupan setelah karier olahraga. Inilah investasi jangka panjang bagi masa depan atlet dan bangsa,” ujar Akbar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....