Lolos ke Semifinal, Sabar/Reza Beberkan Arti Selebrasi Kemenangan

  • 05 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani melaju ke semifinal Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Tiongkok Liu Yi/Chen Boyang dengan skor 21-15, 21-15.
  • Sabar menjelaskan selebrasinya seusai pertandingan merupakan bentuk kegembiraan yang terinspirasi dari perayaan khas pebasket Stephen Curry, sementara Reza menyebut selebrasinya dilakukan secara spontan.
  • Sabar menegaskan status sebagai pasangan independen tidak membedakan tujuan mereka dengan atlet pelatnas, karena seluruh pemain tetap berjuang membawa nama Indonesia dan meraih prestasi terbaik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil melangkah ke babak semifinal Indonesia Open 2026. Keduanya memenangkan dua gim atas skor 21-15, 21-15 dengan wakil Tiongkok, Liu Yi/Chen Boyang.

Selain kemenangan, selebrasi yang dilakukan seusai pertandingan turut menarik perhatian penonton yang hadir memenuhi arena pertandingan. Sabar mengatakan, selebrasi tersebut merupakan bentuk luapan kegembiraan setelah memastikan langkah menuju babak semifinal turnamen.

"Selebrasi itu bentuk kegembiraan setelah pertandingan dan terinspirasi dari perayaan yang sering dilakukan Stephen Curry sebelumnya. Saya merasa sangat bersemangat setelah kemenangan sehingga selebrasi tersebut muncul secara alami di lapangan," ujarnya saat ditemui wartawan di Istora Senayan GBK, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.

Sementara itu, Reza mengaku tidak memiliki makna khusus terkait selebrasi yang dilakukannya seusai pertandingan perempat final. Ia mengatakan, aksi tersebut muncul secara spontan sebagai bentuk ekspresi setelah memastikan kemenangan penting tersebut.

Menurutnya, fokus utama pasangan Indonesia saat ini adalah mempersiapkan diri menghadapi pertandingan semifinal yang menantang. Mereka berharap dapat menjaga performa terbaik untuk melanjutkan langkah hingga partai puncak Indonesia Open 2026.

Disisi lain, ia mengatakan setiap pertandingan harus dijalani secara profesional tanpa memandang latar belakang pembinaan maupun status atlet saat ini. Karena itu, rivalitas yang terjadi di lapangan merupakan bagian dari upaya meraih kemenangan bagi Indonesia.

"Sebagai pemain independen, kami tetap membawa nama Indonesia dan memiliki tujuan yang sama untuk meraih kemenangan. Status independen maupun pelatnas tidak terlalu berpengaruh karena semua atlet berjuang memberikan hasil terbaik bagi bangsa," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....