Terhenti di 16 Besar Indonesia Open, Adnan/Indah : Janji Fokus Benahi Konsistensi

  • 04 Jun 2026 10:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil terhenti di babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah kalah dari pasangan China dalam tiga gim dengan skor 14-21, 21-17, 18-21.
  • Adnan menilai pasangan Indonesia mampu bangkit dan menemukan ritme permainan, namun masih kesulitan mengontrol permainan pada poin-poin krusial yang menentukan hasil akhir pertandingan.
  • Indah mengaku belum puas dengan hasil tersebut meski merasa telah memberikan penampilan terbaik bersama Adnan sepanjang pertandingan berlangsung.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda campuran merah putih, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil harus mengakhiri langkahnya di 16 besar Indonesia Open 2026. Adnan/Indah harus mengakui ketangguhan Feng Yanzhe/Huang Dongping (Tiongkok) 14-21, 21-17, 18-21, di Istora, Senayan, Kamis, 4 Juni 2026.

Seusai pertandingan, Adnan mengatakan awalnnya sempat tertinggal namun, mampu bangkit menemukan ritme permainan. Sayangnya lawan pun mampu memberikan perlawan, sehingga berlanjut hingga gim penentuan yang ketat.

"Kami sempat tertinggal pada beberapa momen pertandingan, tetapi mampu menemukan kembali pola permainan yang diinginkan. Saat itu kami mulai lebih berani menekan lawan sehingga permainan dapat kembali berjalan sesuai rencana." ujar Adnan, saat ditemui RR.co.id usai pertandingan Indonesia Open 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juni 2026.

Meski demikian, Adnan mengakui dirinya dan pasangan belum mampu menjaga konsistensi permainan ketika memasuki fase-fase penting pertandingan. Menurutnya, faktor pengendalian permainan pada poin-poin krusial menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.

Ia menilai kemampuan mengelola tekanan pada akhir pertandingan sangat menentukan hasil ketika menghadapi pasangan berlevel dunia. Karena itu, evaluasi akan difokuskan pada aspek pengambilan keputusan dan kontrol permainan saat situasi genting.

"Pada poin-poin akhir kami masih kurang mampu mengontrol permainan dengan baik dibandingkan lawan sepanjang pertandingan. Ke depan kami harus memperbaiki aspek tersebut agar lebih tenang menghadapi situasi penting dalam pertandingan." ujarnya.

Sementara itu, Indah mengaku belum puas, meski telah berjuang maksimal pada babak 16 besar Indonesia Open 2026. Ia bersama Adnan harus mengakui keunggulan pasangan unggulan pertama, setelah melalui pertandingan tiga gim dalam tempo 1 jam 1 menit.

Ia mengatakan hasil pertandingan tersebut tentu menimbulkan kekecewaan karena mereka gagal melangkah ke babak berikutnya. Namun, ia menilai dirinya dan pasangan telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan berlangsung.

"Kalau puas tentu belum karena kami kalah pada pertandingan ini. Namun, kami merasa sudah berusaha memberikan yang terbaik sepanjang laga berlangsung hari ini." ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....