A•STREAM Jadi Wadah Promosikan Wisata Bahari Lewat Renang Perairan Terbuka

  • 05 Jun 2026 07:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • A•STREAM dikembangkan PB Akuatik Indonesia untuk memperkenalkan potensi pantai dan laut Indonesia melalui olahraga renang perairan terbuka.
  • Seri kedua A•STREAM OWS Series akan digelar di Bali bersamaan dengan 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026.
  • Setelah Bali, A•STREAM direncanakan hadir di Belitung sebagai bagian dari pengembangan sport tourism nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Panitia 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 dan A•STREAM OWS Series Bali 2026, Kiki Taher, mengatakan A•STREAM hadir sebagai wadah untuk memperkenalkan potensi wisata bahari Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui olahraga renang perairan terbuka.

Menurut Kiki, program tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi. A•STREAM juga menghadirkan pengalaman wisata bagi para peserta selama mengikuti kegiatan.

"A•STREAM bukan sekadar sebuah event. Ini adalah semangat kami untuk memperkenalkan keindahan alam Indonesia, khususnya pantai dan laut, melalui pengalaman berenang di perairan terbuka," kata Kiki, di Kementerian Pariwisata, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan pengalaman peserta menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan A•STREAM. Mulai dari akses transportasi, akomodasi, kuliner, hingga keramahan masyarakat setempat menjadi bagian yang diperhatikan panitia.

Kiki mengatakan seri perdana A•STREAM yang digelar di Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada 2025 mendapat respons positif. Saat itu sekitar 300 perenang dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara ikut ambil bagian.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai kelompok usia. Perenang termuda berusia 12 tahun, sementara peserta tertua mencapai 74 tahun.

Selain menarik ratusan peserta, penyelenggaraan A•STREAM di Lampung juga mendatangkan lebih dari seribu penonton. Kehadiran mereka disebut turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Pada Juni 2026, A•STREAM OWS Series akan memasuki seri kedua yang digelar di Jimbaran, Bali. Kegiatan tersebut akan berlangsung bersamaan dengan 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 pada 13 hingga 15 Juni.

Menurut Kiki, penyelenggaraan kedua ajang dalam waktu dan lokasi yang sama menjadi momentum penting bagi Indonesia. Pasalnya, untuk pertama kalinya Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan renang perairan terbuka tingkat Asia.

"Kami merasa bangga karena Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan renang perairan terbuka tingkat Asia. Ini menjadi pengalaman berbeda bagi peserta A•STREAM karena dapat merasakan langsung atmosfer kompetisi internasional," ujarnya.

Kejuaraan tersebut akan diikuti atlet-atlet elite dari 17 negara Asia. Beberapa negara yang memiliki tradisi kuat di olahraga akuatik, seperti Tiongkok dan Korea Selatan, juga dipastikan ambil bagian.

Ia memperkirakan penyelenggaraan dua ajang tersebut akan menarik lebih dari seribu orang ke kawasan Pantai Jimbaran. Selain atlet dan peserta, kegiatan itu juga akan dihadiri ofisial, pendamping, serta wisatawan dari berbagai negara.

Ia menambahkan PB Akuatik Indonesia berencana membawa A•STREAM ke berbagai destinasi wisata bahari lainnya. Setelah Bali, Belitung menjadi salah satu lokasi yang disiapkan untuk penyelenggaraan seri berikutnya.

Menurut Kiki, Belitung memiliki perairan yang tenang, air yang jernih, serta panorama alam yang mendukung kegiatan renang perairan terbuka. Karena itu, daerah tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan sport tourism berbasis kelautan.

"Kami meyakini A•STREAM dapat menjadi jembatan antara olahraga dan pariwisata. Dengan dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi ekonomi daerah sekaligus memperkuat identitas Indonesia sebagai negara maritim," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....