Ganda Campuran Tiongkok Sebut Adnan/Indah Lawan Berbahaya

  • 04 Jun 2026 12:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pasangan China Huang Dongping/Feng Yanzhe menilai Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil memiliki pola permainan yang berbahaya dan mampu memberikan tekanan besar sepanjang pertandingan.
  • Huang mengakui pasangan Indonesia membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan, sehingga harus menjaga fokus penuh untuk menghindari kehilangan poin penting.
  • Feng menyebut kekuatan Adnan/Indah terletak pada pergerakan, koordinasi, dan variasi serangan yang membuat mereka tetap menjadi lawan berbahaya meski menghadapi pasangan unggulan dunia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pasangan ganda campuran China, Huang Dongping/Feng Yanzhe, mengakui kualitas permainan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Mereka menilai pasangan Indonesia tersebut memiliki pola permainan yang berbahaya sepanjang laga babak 16 besar Indonesia Open 2026.

Huang/Feng harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan atas wakil Indonesia melalui pertandingan tiga gim yang berlangsung ketat. Tekanan yang diberikan Adnan/Indah membuat pasangan unggulan asal China tidak dapat bermain lepas sepanjang pertandingan.

Huang Dongping mengatakan lawannya mampu menampilkan permainan agresif yang menyulitkan pasangan China mengembangkan strategi selama pertandingan. Menurutnya, tekanan yang diberikan wakil Indonesia membuat mereka harus bekerja lebih keras untuk mengamankan kemenangan.

"Menurut saya, pertandingan hari ini berjalan cukup sulit karena lawan mampu bermain sangat baik sepanjang pertandingan. Mereka memberikan tekanan besar kepada kami sehingga kami tidak bisa bermain bebas seperti biasanya." ujarnya saat ditemui wartawan usai pertandingan Indonesia Open 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan pasangan Indonesia beberapa kali berhasil memanfaatkan kelengahan lawan untuk meraih poin-poin penting. Karena itu, pasangan China berusaha menjaga fokus penuh agar tidak kehilangan momentum ketika memasuki fase krusial.

Ia menilai sedikit kesalahan saja dapat dimanfaatkan Adnan dan Indah untuk mengubah jalannya pertandingan secara signifikan. Situasi tersebut membuat pasangan China harus meningkatkan konsentrasi dan intensitas permainan hingga pertandingan berakhir.

"Kami merasa berada dalam tekanan saat menghadapi mereka karena kualitas permainan yang ditampilkan sangat kompetitif hari ini. Sedikit saja kami lengah, mereka mampu mengambil poin dan mengubah ritme pertandingan dengan cepat." ujarnya.

Sementara itu, Feng Yanzhe menilai kekuatan utama pasangan Indonesia terletak pada pergerakan dan koordinasi permainan yang solid. Ia menyebut Adnan/Indah mampu menciptakan tekanan melalui variasi serangan serta mobilitas tinggi di lapangan.

Menurutnya, kemampuan pasangan Indonesia dalam membangun serangan membuat mereka tetap berbahaya meski menghadapi lawan berstatus unggulan. Oleh karena itu, pasangan China harus menjaga fokus penuh sepanjang pertandingan untuk menghindari kejutan dari lawan.

"Mereka memiliki kemampuan bergerak yang sangat baik dan mampu menciptakan tekanan dalam berbagai situasi pertandingan. Karena itu, kami harus terus fokus karena pasangan Indonesia tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya." ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....