Adnan/Indah Petik Pelajaran Berharga usai Gagal ke Perempat Final

  • 04 Jun 2026 11:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mengaku belum puas dengan hasil Indonesia Open 2026, meski merasa telah memberikan penampilan terbaik sepanjang turnamen.
  • Indah menegaskan setiap pemain memiliki peluang untuk menang selama mampu tampil maksimal, sehingga mereka akan terus berusaha meningkatkan performa.
  • Adnan menilai persaingan bulu tangkis internasional semakin merata, dengan kesiapan menjadi faktor utama yang menentukan hasil pertandingan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mengaku belum puas dengan hasil Indonesia Open 2026. Keduanya harus mengakhiri perjuangan setelah gagal melangkah lebih jauh pada turnamen bergengsi tersebut.

Meski demikian, pasangan Indonesia tersebut menilai telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan yang dijalani di Istora Senayan. Mereka berupaya tampil maksimal menghadapi lawan-lawan dengan kualitas permainan yang tinggi pada setiap babak.

Indah mengatakan kekalahan yang dialami tentu menimbulkan rasa kecewa setelah perjuangan panjang selama pertandingan. Namun, ia tetap mengapresiasi usaha yang telah ditunjukkan bersama pasangan sepanjang laga berlangsung.

"Puas sih belum ya, pasti kalah ya. Tapi kita udah mencoba yang terbaik." katanya saat ditemui wartawan usai pertandingan Indonesia Open 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Indah, ketenangan bermain mulai terlihat ketika pertandingan memasuki fase-fase penting yang menentukan jalannya laga tersebut. Pengalaman menghadapi lawan dengan kualitas tinggi menjadi modal berharga untuk meningkatkan kemampuan pada turnamen berikutnya.

Ia menilai setiap pemain memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan apabila mampu menampilkan permainan terbaiknya. Karena itu, fokus utama saat ini adalah mempertahankan semangat bertanding dan terus meningkatkan kualitas permainan.

"Nama manusia pasti semua makan-makan nasi ya, jadi menurut saya bisa-bisa aja sih. Siapapun lawannnya, kita akan mencoba memberikan yang terbaik," ucapnya.

Sementara itu, Adnan menilai persaingan pada level internasional saat ini berlangsung semakin ketat dan merata. Menurutnya, perbedaan kualitas antar pemain tidak terlalu jauh sehingga kesiapan menjadi faktor yang sangat menentukan.

Ia mengatakan setiap pertandingan menghadirkan peluang yang sama bagi seluruh pemain untuk meraih kemenangan di lapangan. Karena itu, persiapan yang matang menjadi kunci penting untuk menghadapi lawan dengan berbagai karakter permainan.

"Semua pemain menurut saya levelnya sudah setara. Tidak beda jauh, jadi menurut saya kalau setiap pertandingan itu siapa yang paling siap saja," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....