Robby Persembahkan Perak untuk Indonesia di World Climbing Series Madrid

  • 01 Jun 2026 10:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia meraih satu medali perak dari World Climbing Series Madrid 2026. Kepastian itu dicatatkan melalui Antasyafi Robby Al Hilmi di nomor speed putra
  • Pelatih Speed Galar Pandu Asmoro bersyukur tim putra masih bisa menyumbang medali meski tim putri belum maksimal

RRI.CO.ID, Madrid - Indonesia meraih satu medali perak dari World Climbing Series Madrid 2026. Perak diraih Antasyafi Robby Al Hilmi di nomor speed putra, berangsung di Alcobendas, Spanyol, Senin, 1 Juni 2026.

Robby memecahkan rekor pribadinya dengan catatan waktu 4,72 detik di babak semifinal. Sebelumnya ia kalah tipis dari atlet Tiongkok, Shouhong Chu di final dengan waktu 4,81 detik berbanding 4,75 detik.

Di babak 16 besar, Robby unggul 4,19 detik atas Ziyu Zhou (Tiongkok) 5,17 detik. Lalu di perempat final mengalahkan Michael Hom (Amerika Serikat ) 5,27 detik.

Di semifinal, Robby bertemu Zach Hammer (Amerika Serikat) dan mencatatkan rekor 4,72 detik, sebelum akhirnya meraih perak. Medali perunggu diraih atlet Tiongkok Jie Yang dengan catatan 4,84 detik, setelah mengalahkan Zach Hammer (Amerika Serikat) 4,86 detik.

Veddriq Leonardo gagal ke perempat final setelah mengalami fall saat berhadapan dengan Matteo Zurloni (Italia). Raharjati Nursamsa lolos ke perempat final dengan mengalahkan Yongzhi Ling (Tiongkok) di 16 besar, namun kalah dari Jie Yang karena fall.

Di nomor speed putri, Berthdigna Devi Surya Kusuma dan Desak Made Rita Kusuma Dewi tumbang di 16 besar. Desak Made kalah dari Sophia Curcio (AS) setelah mengalami fall, sementara Berthdigna dikalahkan Emma Hunt (AS).

Rajiah Sallsabillah mengalahkan Mengli Zhang (Tiongkok) di 16 besar sebelum kalah dari Emma Hunt di perempat final. Capaian ini lebih baik dari World Climbing Series Wujiang di mana Indonesia hanya mendapat satu perunggu dari Desak Made.

Pelatih Speed, Galar Pandu Asmoro bersyukur tim putra masih bisa menyumbang medali meski tim putri belum maksimal. "Kami patut bersyukur karena masih diberikan kepercayaan untuk podium untuk tim putra meskipun tim putri belum bisa memberi hasil yang maksimal," kata Galar dalam keterangan kepada RRI.co.id , Senin, 1 Juni 2026.

Tim fokus pada pembinaan atlet muda sebagai generasi penerus. Dan akan melakukan evaluasi serta program perbaikan setelah kembali ke tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....