Ketum PP FPTI dan Dua Atlet Panjat Tebing Raih Penghargaan dari KONI Pusat

  • 22 Mei 2026 06:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Yenny Wahid menerima penghargaan KONI kategori pimpinan cabang olahraga berprestasi di Munaslub KONI 2026.
  • Penghargaan diberikan atas keberhasilan pembinaan atlet panjat tebing hingga meraih prestasi internasional termasuk Olimpiade Paris.
  • Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita turut menerima apresiasi dari KONI atas raihan sejumlah prestasi dunia.

RRI.CO.ID, Jakarta – KONI Pusat memberikan penghargaan kepada Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid. Apresiasi tersebut diserahkan langsung pada acara Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Munaslub) KONI 2026 di Pullman Hotel Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Yenny meraih penghargaan kategori "pimpinan cabang olahraga berprestasi" atas dedikasi pembinaan atletnya. Di bawah kepemimpinannya, federasi sukses mencetak tradisi prestasi termasuk medali emas di Olimpiade Paris.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif bersama PP FPTI, Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengkab/Pengkot, hingga level klub di seluruh Indonesia. "Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya, karena nerekalah ujung tombak yang sebenarnya," ujar Yenny.

Menurutnya, perlu konsistensi pembinaan yang dimulai dari akar rumput, khususnya klub-klub lokal di daerah. Tanpa itu, melahirkan atlet-atlet yang gemilang akan terasa mustahil.

Selain, Yenny, penghargaan juga diberikan kepada dua atlet panjat tebing andalan Indonesia, Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita. Keduanya dinilai berjasa mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Veddriq diapresiasi atas keberhasilan bersejarah menyumbang medali emas cabor panjat tebing di Olimpiade Paris. Sementara Desak Made bersinar lewat raihan Kejuaraaan Dunia 2023, medali emas Rekor Asia musim 2026, dan Asian Games 2022.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Letnan Jenderal Marciano Norman. Momentum emas ini semakin memicu semangat FPTI untuk terus memperluas regenerasi atlet panjat tebing.

Bagi PP FPTI, momentum penghargaan di ajang Munaslub KONI 2026 ini juga menjadi pemantik semangat untuk terus memperkuat sinergi. Antara KONI Pusat, Kemenpora, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Fokus utama organisasi ke depan adalah mempertahankan dominasi di level internasional, memperluas regenerasi atlet di berbagai daerah. Serta mematangkan persiapan skuad Merah Putih menuju ajang-ajang internasional lainnya di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....