Ganda Putra Jadi Harapan Indonesia di Indonesia Open 2026

  • 22 Mei 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengamat bulutangkis Mimi Irawan berharap ganda putra Indonesia mampu merebut gelar Indonesia Open 2026.
  • Mimi menilai pasangan muda Indonesia tetap berpeluang menciptakan kejutan meski harus memulai dari babak kualifikasi.
  • Sektor tunggal putra dinilai masih berat, sehingga harapan terbesar Indonesia tertuju pada ganda putra.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengamat bulutangkis, Mimi Irawan, berharap Indonesia berjaya di turnamen Indonesia Open 2026. Harapan terbesar diarahkan kepada sektor ganda putra Indonesia.

Mimi menilai peluang ganda putra Indonesia masih terbuka lebar menghadapi persaingan dunia. Ia optimistis wakil Indonesia mampu tampil mengejutkan di kandang sendiri.

“Saya tetap mengharap ganda putra itu kita bisa ambil,” kata Mimi Irawan, saat diwawanca Pro 3 RRI, Jumat, 22 mei 2026. Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan berbeda dibanding negara pesaing seperti Malaysia.

Mimi berharap pasangan muda Indonesia mampu tampil melampaui ekspektasi publik. Ia menilai pemain junior sekalipun berpeluang menjadi juara.

“Mau siapapun, sekalipun yang junior, saya berharap mereka bisa jumping,” ujar Mimi Irawan. Ia menilai perjalanan dari babak kualifikasi bukan hambatan untuk meraih gelar.

Sementara itu, Mimi mengakui sektor tunggal putra Indonesia masih menghadapi tantangan berat. Performa pemain senior Indonesia dinilai belum konsisten dalam beberapa turnamen terakhir.

Ia menilai regenerasi tunggal putra masih membutuhkan waktu dan pengalaman bertanding. Nama junior seperti Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed disebut masih perlu pembuktian.

“Harapan kami Alwi dan Ubed bisa bermain lebih baik di depan publik Indonesia,” kata Mimi. Ia percaya dukungan suporter Jakarta dapat memacu semangat pemain muda.

Sebelumnya, pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menargetkan anak asuhnya wajib menjadi juara. “Harus juara,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Indonesia dipastikan akan menurunkan pasangan ganda seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Selain itu pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga akan diturunkan pada turnamen BWF Super 1000 kali ini.

Indonesia Open 2026 dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta. Ajang ini berlangsung pada 2 hingga 7 Juni mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....