Prancis Cetak Sejarah Baru, Hadapi Tiongkok di Final Piala Thomas 2026
- 03 Mei 2026 17:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim Piala Thomas Prancis lolos ke babak Final Piala Thomas 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah
- Tim Piala Thomas Prancis menghadapi Tim Tiongkok di babak Final Piala Thomas 2026
RRI.CO.ID, Horsens – Tim Piala Thomas Prancis ciptakan Sejarah baru dengan lolos ke babak Final Piala Thomas 2026. Lolosnya Prancis ke final Piala Thomas untuk pertama kalinya merupakan pernyataan kedewasaan sebagai kekuatan dunia.
Setidaknya selama empat dekade terakhir, belum pernah ada pencapaian yang setara dengan ini. Bukti bahwa kemajuan selama dekade terakhir telah menyatu menjadi pencapaian nyata di turnamen beregu terkemuka dunia.
Prancis tampil impresif sejak berhadapan dengan Indonesia di laga terakhir fase grup D. Tim negara ayam jago mengakhiri kedigdayaan juara Thomas 14 kali dengan kemenangan mengejutkan mereka.
Perfoma apik itu terus berlanjut bahkan hingga babak semifinal. Popov bersaudara dan rekan-rekan mampu merebut kemenangan telak 3-0 atas Jepang di perempatfinal dan 3-0 atas India di Semifinal.
Christo Popov sekali lagi menunjukkan kemampuannya saat melawan Ayush Shetty yang sedang dalam performa terbaiknya. Popov menampilkan permainan yang luar biasa dalam mengendalikan dan menetralisir pemain penyerang bertubuh tinggi tersebut.
“Saya tahu Ayush bermain sangat brilian belakangan ini, dan saya harus mengeluarkan permainan terbaik saya untuk menang,” kata Christo Popov seusai pertandingan semifinal, Sabtu, 2 Mei 2026. “Saya senang bisa memimpin dengan selisih beberapa poin, yang sangat membantu. Beberapa reli benar-benar 50-50, dan skor tersebut tidak berarti pertandingan ini mudah.”
Hal serupa juga terjadi pada pertandingan tunggal ketiga antara Toma Junior Popov dan HS Prannoy. Pertandingan berlangsung seimbang sepanjang game pertama, namun ditentukan oleh selisih tipis; pemain Prancis itu keluar sebagai pemenang.
“Jika Anda mengatakan hal ini kepada saya di awal Thomas Cup, bahwa kami akan berada di final, saya tidak akan percaya,” kata Toma Junior. “Kami kembali menorehkan sejarah malam ini, dan saya harap kami terus menorehkannya besok. Tidak ada kata-kata yang bisa diungkapkan. Ini benar-benar bersejarah.”
Sementara itu, di final mereka akan berhadapan dengan Tiongkok, yang tengah mengincar gelar ke-12nya. Penampilan luar biasa Shi Yu Qi, pebulu tangkis tunggal putra nomor 1 dunia, sepanjang turnamen perlu diwaspadai.
Terlebih, Shi Yu Qi tidak dalam performa terbaiknya karena gastroenteritis. Akan tetapi, Ia tetap akan bertanggung jawab atas timnya dan memberi yang terbaik.
“Saya sedang sakit dan hal itu menghabiskan 70 hingga 80 persen energi saya. Namun, ini soal kerja sama tim, dan saya harus menjalankan tanggung jawab saya untuk memenangkan pertandingan pertama,” ujar Shi Yu Qi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....