Indonesia Peringkat Kesebelas Klasemen Asian Beach Games Sanya 2026
- 01 Mei 2026 01:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia menempati posisi kesebelas dalam klasemen akhir perolehan medali pada ajang Asian Beach Games Sanya 2026.
- Atlet panjat tebing Amanda Narda Mutia dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih dalam prosesi upacara penutupan kejuaraan.
- Pihak Komite Olimpiade Indonesia melakukan evaluasi menyeluruh untuk mempersiapkan keikutsertaan atlet pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
RRI.CO.ID, Sanya - Indonesia mengakhiri Asian Beach Games Sanya 2026 di peringkat sebelas lewat raihan satu emas dan dua perak. Tuan rumah Tiongkok sukses menjadi juara umum setelah memperoleh 24 emas dan 17 perak serta 13 perunggu.
Tim Iran sukses berada pada urutan ketiga dalam penutupan klasemen akhir melalui raihan sembilan emas dan satu perak. Atlet panjat tebing Amanda Narda Mutia terpilih menjadi pembawa bendera Indonesia selama upacara penutupan di Sanya.
“Saya senang dan bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di closing ceremony. Semoga ini bisa menginspirasi teman-teman atlet di Indonesia,” ucap Manda, mengutip dari keterangan Komite Olimpiade Indonesia, Kamis, 30 April 2026.
Ia berkompetisi pada kategori tunggal serta nomor estafet guna memberikan kontribusi skor terbaik bagi perjuangan kontingen Merah Putih. Amanda sangat menghargai segala dukungan moril yang mengalir kepada seluruh atlet panjat tebing nasional sepanjang pertandingan di Sanya.
“Pengalaman bertanding di sini sangat berharga. Sebenarnya saya berkompetisi dalam keadaan cedera, jadi dalam kondisi yang kurang baik saya bisa memberikan peeforma yang cukup baik. Selanjutnya saya ingin fokus pemulihan, mungkin tidak berkompetisi dulu, supaya ke depannya lebih bisa tampil maksimal,” ujar Amanda.
Chef de Mission (CdM) Indonesia Krisna Bayu memuji semangat juang atlet yang telah berlaga di Sanya. Krisna menjelaskan pengalaman bertarung dengan atlet kelas dunia menjadi elemen kunci guna membentuk kematangan kualitas.
“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026. Setiap pertandingan yang dijalani menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas dan mental bertanding atlet kita,” ujar Bayu.
Komitmen membangun fondasi olahraga tersebut diselaraskan bersama strategi pengembangan berkelanjutan dari pihak Komite Olimpiade Indonesia. Ia akan segera menggelar evaluasi rutin guna mengincar posisi terbaik pada agenda olahraga Asian Games mendatang di Jepang.
“Kami melihat hasil ini sebagai batu pijakan. Dalam waktu dekat, kita akan menghadapi ajang yang lebih besar, yaitu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Oleh karena itu, evaluasi dan persiapan akan terus dimatangkan agar Indonesia dapat tampil lebih optimal,” ujarnya.
Pihak CdM melibatkan 22 atlet profesional dalam memperkuat tiga cabang olahraga pantai pilihan termasuk tim basket kategori 3x3. Sinergi antara para pemuda dengan atlet profesional dirancang matang untuk menjamin kestabilan prestasi olahraga nasional pada jangka panjang.
Bayu melihat konsistensi sistem pembinaan sebagai indikator kemajuan suatu organisasi daripada hanya fokus terhadap hasil dari raihan medali. Segala persiapan dilakukan supaya Indonesia terus eksis dan kompetitif dalam persaingan prestasi olahraga antarnegara di panggung Asia.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga konsistensi pembinaan dan memperkuat sistem. Medali adalah hasil, tetapi proses dan kesiapan menuju panggung yang lebih besar seperti Asian Games harus menjadi fokus utama kita bersama,” ucap Bayu.
Tim nasional Indonesia mendapat dukungan penuh dari perusahaan besar yaitu BAIC Indonesia, Mills, SVRG dan jasa perjalanan Kings Travel. Sejumlah mitra lain seperti TikTok, Perumas, Aice serta Untold memberikan kontribusi membantu segala kebutuhan tim selama di Tiongkok.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....